Batik Air (Foto: Ikko Haidar/Flickr)

1 Desember 2017, Batik Air Mendarat di Silangit

IndonesiaNew, SILANGIT – Pariwisata Danau Toba kembali mendapat bahan bakar baru. Setelah Oktober lalu, Citilink resmi mendarat di Silangit. Kini maskapai Batik Air menyiapkan penerbangan reguler setiap hari. Rute yang dilayani, Soekarno Hatta-Silangit pp siap mengudara 1 Desember 2017.

Public Relation Lion Group, Ramaditya Handoko mengatakan, Batik Air akan melayani penerbangan daily via Cengkareng ke Silangit menggunakan pesawat tipe Airbus A320 dengan kapasitas 180 penumpang.

“Setiap hari dengan nomor pernerbangan ID 6832 dari Cengkareng pukul 09.35 WIB tiba di Silangit pukul 11.45 WIB. Sedangkan pulangnya dilayani dengan penerbangan ID 6833 dari Silangit 12.20 – Cengkareng 14.30 WIB,” ucap Ramaditya di Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Rama mengatakan, niatan Batik Air terbang ke Silangit sudah ada sejak lama. Namun baru terealisasi Desember nanti. Dia mengatakan bandara Silangit memiliki prospek yang baik karena dikelilingi oleh delapan kabupaten.

Terlebih pemerintah sudah menjadikan Danau Toba sebagai ikon pariwisata Indonesia sehingga akan semakin meningkatkan potensi Bandara Silangit. “Danau toba mau dijadikan ikon pariwisata. Jadi, prospeknya sangat cerah ke depan,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba Arie Prasetyo menyambut baik penerbangan Batik Air ke Danaut Toba. Menurutnya, penerbangan tersebut akan menambah jumlah kapasitas seat.

“Nantinya akan ada total 5 penerbangan Jakarta-Silangit per hari. Atau setara 776 seat per hari. Terima kasih untuk kita semua yang telah membuat Danau Toba semakin bersinar dan menjadi destinasi unggulan,” katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, semakin banyak penerbangan ke Bandara Silangit akan membuat Danau Toba makin ramai. Muaranya diprediksi akan menambah angka kunjungan dan meningkatkan Trade dan Investment di Kawasan Danau Toba. “Rumusnya 3A. Atraksi, Akses, Amenitas harus kuat,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Menpar menegaskan, pengembangan pariwisata Danau Toba harus dilakukan melalui kerja bersama dan sinergi berbagai pihak,” paparnya.

Dirinya menambahkan success story Bandara Silangit menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur yang baik dapat menjadi prioritas yang didorong di depan, yang akan diikuti oleh pertumbuhan demand yang progresif, atau dengan kata lain supply creates demand.

“Bandara Silangit menjadi langkah menuju destinasi wisata yang termasuk dalam 10 Bali Baru itu. Presiden Jokowi sudah menetapkan Danau Toba sebagai destinasi prioritas, sehingga mulai ada penerbangan dari dan ke Singapore,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*