Jalan Gantiang, Surganya Makan Durian di Kota Padang!

IndonesiaNew, PADANG – Sebagian wisatawan tentu suka menyantap buah durian, nah bagi travelers melakukan perjalanan ke Kota Padang, maka jangan lupa sambangi Jalan Gantiang, Kota Padang, Sumatera Barat karena di sinilah surganya buah durian!

Durian yang ada di Kota Padang, Sumatera Barat ini kebanyakan didatangkan dari tanah Minang itu sendiri, apalagi Sumatera Barat juga dikenal dengan penghasil durian dalam jumlah besar diantaranya Kabupaten Agam, Sungay Tarab, Lubuk Minturun dan beberapa daerah lainnya. Bahkan, jika buah durian di Sumatera Barat sedang tidak musimnya maka durian dari daerah lainnya pun didatangkan sehingga buah yang dijuluki raja buah ini selalu mengalir deras di wilayah tersebut.

“Selain peminat dari warga Kota Padang itu sendiri maka dari wisatawan yang datang pun juga cukup besar. Oleh karenanya, buah durian di Kota Padang ini seakan tidak pernah ada habisnya,” ucap Penjual durian kepada IndonesiaNew, belum lama ini.

Menurutnya, buah durian yang disuguhkan memiliki banyak ragam rasa sehingga para pemburu buah durian terus mencarinya.

“Rasanya ada yang pahit, ada pula durian susu karena warna daging buah durian yang berwarna putih serta durian mentega yang memiliki warna kuning cerah, bagi yang suka manis maka di sini pun juga ada,” paparnya lagi.

Diakuinya, buah durian yang ada di Kota Padang mulai dijajakan dari tahun 2000-an. Bahkan, sebelum dijajakan di Jalan Gantiang maka pertama kali dijual di Jalan Lawang Aweh.

“Sekira tahun 2010 pindah ke Gantiang, karena di daerah Lawang Aweh mulai banyak kehadiran bangunan besar. Dari Pemerintah setempat meminta kepada kami untuk berpindah tempat, dan di Jalan Gantiang ini pun kami diijinkan untuk berjualan,” tambahnya.

Pria berdarah Medan Minang ini menambahkan bila dalam musim liburan maka setidaknya bisa menjual hingga ratusan ribu buah durian. Harga yang dijajakan mulai dari Rp30 ribu hingga Rp80 ribu bergantung pada bentuk dan berat durian itu sendiri.

“Hanya di Kota Padang, makan durian pun terdapat makanan pendampingnya yakni ketan. Ketan berfungsi untuk menghilangkan “mabok” alias kebanyakan makan durian,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *