Yachter Dunia Singgahi 20 Destinasi di Indonesia

IndonesiaNew, BELITUNG – Sebanyak 53 yachter dari 15 negara datang ke Indonesia guna menikmati seluruh destinasi di Indonesia. Destinasi yang dikunjunginya pun tidak sedikit, di mana totalnya sebanyak 20 destinasi.

53 Yachter dunia ini berangkat dari Negara Selandia Baru yang akan berakhir pada tanggal 10 November 2019 di Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau. Kehadiran yachter dunia ini dalam rangka Sail to Indonesia 2019. Perjalanan para yachter dunia ini menempuh jarak 2710 notika mile.

“Ada 15 negara yang turut serta dalam Sail to Indonesia 2019, diantaranya Belanda, Amerika, Inggris, Jerman, Norwegia, Spanyol, Turki, Filipina, Italia. Mereka (yachter-red) menghampiri 20 destinasi,” ucap Penggagas Sail to Indonesia 2019 Raymond, Rabu (16/10/2019).

Menurutnya, 20 destinasi di Indonesia dimulai dari Maluku Tenggara tepatnya di Debut lalu ke Banda baru ke Desa kecil di Tifu, Buru Selatan kemudian bergerak ke Desa Bandung Banua yang ada di Butan Utara selanjutnya bergeser ke Wakatobi lalu Pasar Majo, Kabupaten Buton setelah itu ke Bau-Bau lalu turun ke Selayar baru ke Labuan Bajo terus gerak ke Sumbawa Besar lantas menuju Lombok Utara kemudian ke Buleleng di Bali Utara, mampir juga ke Pantai Lovina baru tembak ke Bawean kemudian ke Kumai barulah masuk Belitung.

“Selepas dari Belitung bergeser ke Bangka lalu menuju pulau kecil yakni Pulau Abang, Tanjung Pinang dan berakhir 10 November 2019 di Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau,” bebernya.

Diakuinya lagi, Sail to Indonesia sudah dilakukan sejak 15 tahun lalu di mana dalam rangka membuat jalur wisata layar di Indonesia sekaligus menjadikan jalur bahari di Indonesia.

“Indonesia negara kepulauan namun belum ada jalur yacht atau jalur wisata kapal layar. Oleh karenanya melalui Sail to Indonesia maka ini menjadi dasar gagasan kami apalagi jalur wisata laut belum digarap dengan serius, dengan adanya ajang ini maka sudah saatnya Indonesia menggongkan kepada dunia dan umumkan agar dunia tahu Indonesia kaya jalur wisata kapal layar, lalu mengangkat benefit kunjungan kapal layar dunia yang sudah dilakukan 25 tahun lalu di Malaysia dan Thailand,” bebernya lagi.

Sementara itu, Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata Indonesia Ratna Suranti ditemui di tempat terpisah mengutarakan bahwa Kementerian Pariwisata menyambut baik apalagi ini sekaligus menjadi ajang promosi buat Indonesia kepada dunia internasional yang bertujuan mengenalkan keindahan alam yang dimiliki Indonesia.

“Sail to Indonesia menjadi momentum besar buat wisatawan mancanegara, kehadiran yachter dunia ini bisa membuka mata dunia bahwa Indonesia menjadi negara yang tepat untuk disinggahi buat berwisata,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *