Terungkap! Alasan Ikan Bandeng Diincar Warga Chinese saat Imlek di Indonesia

IndonesiaNew, JAKARTA – Ikan bandeng selalu menjadi incaran warga Chinese kala merayakan Imlek di Indonesia. Ternyata inilah alasan utamanya, mengapa Ikan bandeng selalu diburu warga Chinese!

“Di Indonesia khususnya di Jakarta, warga Chinese selalu mencari ikan bandeng saat perayaan keagamaan yakni saat Imlek karena mereka (Warga Chinese-red) memilih ikan bandeng adalah menu yang wajib disuguhkan buat sembayang atau sebelum melakukan perayaan keagamaan,” ucap Praktisi Seafood Andi Sukarta kepada IndonesiaNew di Muara Karang, Senin (23/12/2019).

Diakuinya, ikan bandeng sudah menjadi tradisi yang ada sejak leluhur atau zaman nenek moyang warga Chinese di Indonesia.

“Setiap negara yang mempunyai warga Chinese memiliki tradisi berbeda-beda, di Jakarta misalnya, memilih bandeng dan buat sembayang. Bagi warga Tionghoa mereka menganut agama Budha dan bagi mereka semakin besar ikannya maka semakin besar hoki yang didapatnya,” bebernya.

Pria yang menggeluti dunia seafood selama 25 tahun ini menambahkan bahwa ikan bandeng yang dicari pada saat masa panen. Oleh karenanya, para pembudidaya ikan bandeng melihat peluang ini menjadi peluang emas buat pertumbuhan perekonomiannya.

“Ikan bandeng berukuran besar keluar atau ada saat imlek karena pengelola bandeng melihat pemburu ikan bandeng kebanyakan warga Chinese. Setiap masa panen 3 bulan atau 6 bulan sekali dengan berat ikan bandeng mencapai hingga 35 kg,” tambahnya.

Selain itu, dirinya menambahkan bahwa ikan bandeng hanya disuguhkan di Indonesia saja. Berbeda dengan di negara China itu sendiri yang lebih memiliki ikan merah sebagai incarannya saat Imlek itu tiba.

“Di China maka tradisi mereka adalah ikan merah karena memang ikan merah sangat dibutuhkan saat imlek. Bagi mereka, warna merah disimbolkan dengan hoki. Termasuk proses pemasakan adalah dengan cara di steam. Kesegaran mensimbolkan arti kehidupan itu sendiri,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *