Indonesia Travel Tourism Award (Foto: IndonesiaNew)

9 Tahun Berkarya, ITTA Barometer Penghargaan Pariwisata di Indonesia

IndonesiaNew, JAKARTA – Sembilan tahun sudah Indonesia Travel Tourism Awards (ITTA) 2018/19 hadir di pariwisata Indonesia dalam rangka memberikan penghargaan kepada seluruh pelaku pariwisata.  Bahkan, ITTA telah menjadi barometer buat pariwisata Indonesia.

“Saya bangga dengan ITTA Foundation, Tahun 2018 ini sudah menjadi tahun ke-9 diselenggarakannya Indonesia Travel and Tourism Awards. Kami masih menjadi  pelopor dan satu satunya barometer penghargaan di ranah pariwisata Indonesia. Bukan hanya untuk hotel industry saja, tapi travel services, airlines, juga penggiat bisnis food & beverages ikut meramaikan ITTA tahun ini,” ucap Benny Nainggolan (President ITTA Foudation)  di Jakarta, Minggu (9/12/2018).

Baginya, ITTA Foundation telah menghadirkan sesuatu yang berbeda di industry pariwisata dengan menyelenggarakan “Anual Indonesia Travel Tourism Awards” satu satunya ajang penghargaan pariwisata bergengsi yang sangat diakui di Indonesia.

“Misi utama ITTA Foundation yaitu berfokus dalam meningkatkan kontribusi dunia pendidikan pariwisata di Indonesia,” jelasnya lagi.

Menurutnya, di tahun ke-9 penyelenggaraan ITTA selalu hadir dengan kosep yang lebih menarik. Bahkan, untuk tahun ini saja semakin berwarna dengan hadirnya 74 pemenang di berbagai kategori, tentunya mengalami peningkatan dari tahun tahun sebelumnya. Selain beberapa pemenang pada tahun tahun sebelumnya beberapa brand baru juga ikut meramaikan di Indonesia Travel Tourism Awards 2018/19.

“Sebagaimana telah berjalan pada tahun tahun sebelumnya, proses untuk menentukan pemenang di setiap kategori dilakukan dengan proses yang sangat terpercaya. Sebelum masuk pada 3 tahap penjurian, ITTA Foundation terlebih dahulu melakukan verifikasi dan site visit terhadap semua nominasi dan hal ini menjadi proses terpenting sebelum nominasi disetujui untuk maju proses penjurian voting berikutnya yang dibagi menjadi 3 tahap yakni melalui online voting di Facebook 25%, BOA (Board Of Advisor) 50%, serta validasi yang dilakukan oleh Binus Business School 25%,” ulasnya.

Adapun juri BOA (Board of Advisor) yaitu Didien Junaedy (President GIPI), Gulana (Managing Director, Dream Consultancy, Singapore), Leslie Choudhury (CEO Leslie Choudhury International Pte. Ltd, Singapore), Arief Gunawan (President & CEO Sevenfold Indonesia), Dr. Rini Setiowati, S.E., M.B.A. (Dean BINUS Business School Master Program), Roslina (CEO Wedding and Romance Singapore), Michael Umbas (Pengamat Pariwisata Indonesia), Fendy Mugni (Pengamat Pariwisata Indonesia) dan DR. N. Rusmiati, M.Si (Secretary General of ASITA).

“Antusias para penikmat industri pariwisata bisa dibuktikan pada saat online voting, dimana total partisipan yang memeberikan hak pilihnya sebanyak 58.271 dari 17 negara dalam waktu 1 minggu meningkat sebesar 15% dari tahun lalu,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu juri yang terlibat Didien Junaedi selaku Ketua Gabungan Industri Pariwisata mengungkapkan event seperti ini sangat mendukung kami di industri Pariwisata serta berharap agar siapa saja yang menerima Award memberikan inspirasi untuk industri lainnya.

“ITTA menjadi panutan bagi para pelaku industri pariwisata sehingga memberikan service terbaik untuk para wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri, dan dapat menciptakan image yang baik untuk industri pariwisata Indonesia,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*