Bandara Belitung beroperasi akhir Januari 2017 (Foto: IndonesiaNew)

Akhir Januari 2017, Belitung Miliki Bandara Berkelas Dunia

IndonesiaNew, TANJUNG KELAYANG – Pemerintah Indonesia terus membuat wisatawan mancanegara lebih nyaman, apalagi bandara di Belitung siap berkelas dunia di akhir Januari 2017.

Menurut Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar di Belitung, Larasati Sedyaningsih, saat ini pelabuhan udara itu sedang direnovasi agar bisa didarati pesawat langsung dari mancanegara.

“Persiapan menuju bandara internasional terus dilakukan. Beberapa bagian sudah selesai, seperti ruang tunggu, ruang imigrasi, tempat menurunkan bagasi, dan lainnya. Beberapa bagian masih dalam tahap penyelesaian. Akhir Januari 2017 ini sudah bisa diresmikan,” ungkapnya di Belitung, belum lama ini.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pihaknya akan menaikkan status bandara dengan runway sepanjang 2.250 meter lebar 45 meter itu agar memenuhi syarat sebagai international airport.

“Tidak harus menunggu 2018, kelamaan. Awal tahun 2017 terminal yang ada disekat menjadi terminal domestik dan internasional. Termasuk berkoordinasi membuat CIQP –Costume, Immigration, Quarantine, Port di sana,” bebernya lagi.

Secara paralel, Budi Karya akan meng-up grade bandara Belitung yang saat ini sudah kesempitan. Rata-rata per hari sudah 2.000 penumpang yang lalu lalang di sana. Belum termasuk pengantar dan penjemput yang jumlahnya terus meningkat.

Budi Karya tahun ini akan memperpanjang landas pacu menjadi minimal 2.500 meter, sehingga bisa didarati Boeing 737-800 yang daya angkutnya lebih besar. “Terminal penumpang juga akan dibesarkan berkapasitas 20.000 orang,” katanya

Bukan hanya itu, Budi Karya juga memikirkan akses atau transportasi publik dari Bandara H.A.S. Hananjoeddin sampai ke KEK Tanjung Kelayang.

“Akan segera beroperasi bus Damri dari Bandara-Tanjung Kelayang untuk mempermudah arus transportasi. Juga Kapal Roro yang berkeliling dari pulau ke pulau, menghubungkan secara regular Bangka-Belitung,” tambahnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi Kemenhub Budi Karya yang konkret mensupport pengembangan Akses, salah satu unsur penting dalam pengembangan destinasi.

Selain Atraksi dan Amenitas, Akses merupakan kunci utama dalam membangun destinasi. “Di semua destinasi prioritas, bandaranya pun harus diprioritaskan untuk menjadi internasional airport,”
tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*