Wisatawan mancanegara saat berlibur di Indonesia (Foto: IndonesiaNew)

Bentuk Komitmen Maskapai Indonesia terhadap Pariwisata Tanah Air

IndonesiaNew, JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus mempermudah kehadiran wisatawan China ke Tanah Air demi mencapai target 20 juta wisatawan mancanegara di 2019. Dukungan ini datang dari maskapai berbiaya murah Citilink Indonesia.

Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia telah menerbangkan wisatawan China ke Indonesia yakni dengan tujuan Tanjungpinang tanggal 18 Desember 2016. Hal ini demi mendukung program pemerintah Indonesia promosikan destinasi wisata baru di Indonesia.

“Penerbangan ini kami buka sebagai bentuk dukungan kami terhadap program Nawacita yang digagas oleh Pemerintah Republik Indonesia, tujuan utamanya adalah untuk menarik wisatawan mancanegara untuk datang dan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Indonesia”, kata President & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan di Jakarta.

Albert menjelaskan bahwa semua orang yang datang melalui penerbangan Citilink ini merupakan wisatawan. “Penerbangan internasional ini merupakan penerbangan charter dan dibuka atas dasar kerjasama Citilink dengan salah satu travel agent di China. Di mana travel agent tersebut menjual paket wisata 5-6 hari di Indonesia sehingga dipastikan bahwa semua orang yang datang melalui penerbangan Citilink merupakan wisatawan”, tuturnya.

Pihaknya berharap dibukanya penerbangan internasional dari China menuju ke Tanjungpinang dapat memberikan manfaat buat pariwisata Indonesia. Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah mengumumkan sepuluh destinasi pariwisata yang menjadi prioritas pada 2016, yaitu  Danau Toba (Sumut), Belitung (Babel), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jateng), Gunung Bromo (Jatim), Mandalika Lombok (NTB), Pulau Komodo (NTT), Taman Nasional Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara).

Citilink mengerahkan seluruh armadanya  yang terdiri dari 44 pesawat  Airbus A320 selama liburan Natal dan Tahun Baru 2017, yang di dalamnya termasuk tiga pesawat Airbus A320 terbaru yang tiba Desember 2016.

Menurut data yang dirilis oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI), transportasi udara menjadi mode transportasi yang paling banyak dipilih oleh masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2017.

Kementerian Perhubungan memprediksi bahwa jumlah penumpang transportasi udara selama libur Natal dan Tahun Baru mencapai 7,11 juta orang atau sekitar 40 persen dari total jumlah penumpang yang menggunakan angkutan umum. Jumlah penumpang transportasi udara ini meningkat 9 persen jika dibandingkan libur Natal dan Tahun Baru 2016 sebanyak 6,5 juta orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*