Deretan Destinasi Wisata di Manado Bakal Muncul di Film Korea

IndonesiaNew, Manado – Pariwisata Sulawesi Utara khususnya Manado sedang menggeliat. Beberapa destinasi di Manado pun bakal diperlihatkan di Film Korea.

Selama dua Minggu, mulai 20 November hingga 2 Desember 2016, Sulawesi Utara dibanjiri 16 artis K-Pop dan artis sinetron Korea.

Kehadiran bintang-bintang Korea itu dalam rangka shooting film Reality Show berjudul Law of the Jungle in Manado.

Hasil dari shooting selama dua minggu tadi dijadwalkan tayang di Korea Prime Time selama dua bulan.

Para selebriti Korea ini antara lain Jin ‘BTS’, Cheng Xiao ‘Cosmic Girls’, Gong Myung ‘5urprise’, Kim Min Seok, Sungyeol ‘Infinite’, dan Kangnam ‘M.I.B’ dan Sleepy ‘Untouchable’, Sol Bi, dan Yoon Da-hoon.

“Saya baru selesai mendampingi mereka. Mereka membantu mempromosikan pariwisata Sulawesi Utara,” kata Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar, Vinsensius Jemadu kepada IndonesiaNew, belum lama ini.

Diakuinya, Sulawesi Utara memang punya segalanya dan syuting Law of the Jungle in Manado membuktikan hal itu.

Dari Tangkoko Bitung, Mahoro Pulau Siau hingga Nani Wartabone Kotamobagu National Park, semuanya tak kalah eksotisnya bila dibanding Thailand dan Malaysia, dua rival yang menjadi musuh professional dan musuh emosional Wonderful Indonesia.

Di Taman Wisata Alam (TWA) Batu Putih Tangkoko, artis-artis Korea menjumpai banyak hal unik yang sulit ditemukan di destinasi lainnya.

“Ada sekumpulan Yaki dan Tarsius yang dijumpai mereka. Bagi yang belum tahu, tarsius adalah monyet terkecil di dunia yang telah langka. Kepalanya bisa berputar 180 derajat,” paparnya

Untuk ukurannya kecil sekali, hanya sekitar 10cm dan selalu berada di pohon beringin. Habitatnya hanya ada di Indonesia dan Filipina. Sementara Yaki adalah monyet hitam endemik Sulawesi (Macaca nigra) yang keberadaannya berpusat di Sulawesi Utara.

Kemudian, ada pula Mahoro Pulau Siau yang tak kalah dahsyatnya. Wisata baharinya tak kalah dengan Bunaken.

Pulau Mahoro merupakan titik paling timur dari cluster Buhias, sehingga menjadikan pulau ini semacam benteng bagi pulau-pulau lainnya.

“Salah satu sisinya langsung berhadapan dengan lautan bebas yang membuat dinding-dinding batunya terhantam ombak. Sementara di sisi lainnya menjadi begitu tenang, setenang air dalam kolam, karena di depannya terhampar beberapa pulau yang memagari,” bebernya.

Kemudian, pulau indah ini menjadi tempat sangat indah untuk menikmati pemandangan Gunung Api Karangetang yang dijuluki sebagai The Real Volcano.

Sunrise dan sunset bisa dinikmati di sini. Tak heran, keindahan Mahoro mampu membuat takjub beberapa pelancong yang datang ke pulau itu.

Sebut saja Travel Photographer Professional, Ebbie Vebri Adrian yang sudah mendatangi lebih dari 2.000 destinasi wisata di Indonesia.

“Bintang K Pop dan sinetron Korea juga ikutan takjub. Semua terkesima dengan pantainya yang begitu indah, pasir putihnya yang tidak terasa panas walau siang terik,” tambahnya lagi.

Selain itu, Nani Wartabone Kotamobagu National Park punya cerita lain lagi. Ada banyak potensi flora yang dijumpai bintang-bintang Korea di wilayah ini.

“Dari mulai kayu hitam, kayu besi, kayu inggris, cempaka, paku-pakuan, palem, rotan, hanjuang hijau hingga bunga bangkai, semuanya ada di kawasan ini,” tuturnya.

Lantas, Sulawesi Utara juga mempunyai kekayaan faunanya. Di mana, ada 24 jenis mamalia, 125 jenis aves, 11 jenis reptilia, 2 jenis amfibia, 38 jenis kupu-kupu, 200 jenis kumbang, dan 19 jenis ikan yang bisa dijumpai di sini.

Dan semuanya dibalut dengan keberadaan  Air Terjun Mengkang, Air Terjun Tumpah, Air Terjun Lombonga dan Gua Batu Berkamar.

“Kekuatan eksposurenya bakal makin dahsyat. Karenanya kami menyiapkan dengan maksimal. Garuda Indonesia juga ikut dilibatkan untuk mensupport kegiatan ini,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*