Menteri Pariwisata Arief Yahya

Dinyatakan Aman Dikunjungi, Menpar Arief: Berliburlah ke Kawasan Selat Sunda!

IndonesiaNew, TANJUNG LESUNG – Kawasan pariwisata Selat Sunda sudah dinyatakan aman untuk dikunjungi oleh wisatawan. Hal tersebut disambut baik oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, bahkan dirinya menyerukan kepada dunia untuk berlibur ke destinasi tersebut.

“Ayo, wisatawan…Berliburlah ke Kawasan Selat Sunda baik itu Lampung, Anyer, Carita, hingga Tanjung Lesung karena kondisinya sudah aman,” tegas Menteri Pariwisata Arief Yahya di Tanjung Lesung, Banten, baru-baru ini.

Guna mempermudah akses wisatawan ke Tanjung Lesung maka proses pembuatan jalan tol Serang-Panimbang akan selesai tahun 2020. Otomatis, wisatawan kurang dari 2 jam, wisatawan dari Jakarta sudah bisa liburan ke Tanjung Lesung.

“Selain jalan tol, maka akses paling penting satu lagi adalah bandara maka otomatis perkembangan kawasan tersebut pun akan jadi lebih cepat. Contohnya apa yang terjadi di Bandara Silangit. Pertumbuhannya pun meningkat,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua TCC Kementerian Pariwisata Guntur Sakti bahwa kepastian kondisi aman pasca bencana gelombang laut bertemu dengan pihak BMKG, BNPB serta badan yang khusus menangani gunung berapi pada tanggal 14 Maret 2019.

“Dari hasil laporan BMKG, BNPB serta badan yang khusus menangani gunung berapi di mana sejak kejadian tsunami tanggal 22 Desember 2018 hingga kini aktifitas anak gunung krakatau sudah tidak lagi menunjukkan pembengkakan maupun aktifitasnya lagi,” urainya .

Tak itu saja, Guntur Sakti juga menjelaskan bahwa status anak gunung krakatau juga mengalami penurunan, di mana yang tadinya berstatus siaga turun menjadi status waspada.

“Status siaga hanya terhitung dari kawah gunung sejauh 2,5 km sementara jarak dari kawah gunung menuju daratan yakni sejauh 60 km maka statusnya aman. Informasi ini berdasarkan kesepakatan BMKG, BNPB serta badan yang khusus menangani gunung berapi,” paparnya lagi.

Dengan adanya kondisi yang sudah pulih, maka dirinya juga menambahkan bahwa seluruh elemen pemerintah yang terkait dengan dampak bencana maka mencabut semua statusnya.

“Semua elemen pemerintah yang terkena maka sudah mencabut status tanggap darurat di daerah tersebut,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*