Dua Tim Gamers Indonesia Siap Bertanding di Thailand

IndonesiaNew, JAKARTA – Dua tim gamers dari Indonesia bakal bertanding di Asia Pasifik setelah berhasil meraih kemenangan di pertandingan games predator league 2019.

Setelah melewati putaran final yang menegangkan, Boom.ID dan Aerowolf.TeamEight akhirnya resmi menjadi juara pada babak final Indonesia dalam Asia Pacific Predator League 2019. Tahun ini, Boom.ID keluar sebagai juara dan menjadi perwakilan Indonesia untuk game DOTA 2, sementara Aerowolf.TeamEight menjadi perwakilan Indonesia untuk game PUBG.

Keduanya melanjutkan perjuangan mereka untuk merebut gelar tim terbaik AsiaPasifik di babak Grand Final yang diikuti oleh perwakilan dari 16 negara Asia Pasifik.

Boom. ID beranggotakan Fbz, Fervian, Khezcute, Jhocam, dan Mikoto berhasilmemenangkan pertandingan game DOTA 2 setelah bertanding melawan The Prime di babak final. Pertandingan ini merupakan salah satu pertandingan paling sengit dan menegangkan di tahun ini dengan skor akhir 2:0 melawan The Prime yang akhirnya harus puas di posisi runner-up.

Sedangkan Aerowolf.TeamEight dengan pemain AW8_EntruvNIMO, AW8_KatouNIMO, AW8_ExagonIDNIMO, AW8_ArthurNIMO yang menjadi juara dalam game PUBG, menghadapi 15 tim lainnya merupakan hal yang tidak mudah. 

Pertandingan Putaran Final PUBG diselenggarakan lewat 10 match pada map Erangel dan Miramar. Di akhir pertandingan, Aerowolf Team Eight menorehkan prestasi dengan meraih skor tertinggi.

Aerowolf.TeamEight berselisih 30 poin dengan Ghost Alliance Ayres yang menduduki posisi runner-up.

“Selamat kepada para juara tahun ini yang berhak mewakili Indonesia ke Grand Final Asia Pacific Predator League di Bangkok, Thailand bulan depan. Pencapaian ini merupakan langkah berarti dalam meraih sukses dan rencana jangka panjang menjadi tim esports yang disegani di Asia Pasifik. Jangan menyerah dan terus semangat untuk finalis lainnya karena Acer senantiasa berada di garda depan sebagai PC brand yang memiliki komitmen jangka panjang untuk kemajuan ekosistem gaming di Indonesia. Sekali lagi, semangat bertanding untuk juara tahun ini dan bagi yang belum berhasil, siapkan strategi untuk memenangkan Asia Pacific Predator League tahun depan.“ ujar Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia di Jakarta.

Pihaknya sangat senang melihat Acer dapat mendorong anak-anak muda berkompetisi dengan semangat dan mengadu strategi untuk menjadi wakil terbaik Indonesia di Grand Final Asia Pacific Predator League 2019 di Thailand.

“Kami mengapresiasi inisiatif dan komitmen Acer dalam menjadi salah satu penggerak industri esports nasional, semoga dapat terus bersama-sama membangun talenta muda anak Indonesia yang produktif dan berprestasi,” ujar Chandra Bakti, Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, yang hadir memberikan sambutan pada acara penutupan Final Indonesia.

Putaran Final Indonesia Asia Pacific Predator League 2019 diselenggarakan pada 25 – 27 Januari 2019 di Atrium Mall Taman Anggrek, Jakarta. Acara tiga hari ini menghadirkan rangkaian kegiatan seru untuk para pengunjung seperti Predator Thronos Experience, Cosplay & Coswalk Competition, Fighting Mini Games, Product Auction hingga penampilan dari Shojo Complex.

Tercatat sebanyak lebih dari 10 ribu pengunjung menghadiri acara selama tiga hari tersebut.

Tahun ini, kedua juara tersebut akan diterbangkan ke Bangkok, Thailand untuk pertandingan Grand Final Asia Pacific Predator League 2019 pada tanggal 15 – 17 Februari 2019 mendatang. 

Berbeda dengan tahun lalu, saat penyelenggaraan Grand Final Asia Pacific Predator League pertama kalinya di Jakarta,yang diikuti oleh 8 negara, Asia Pacific Predator League 2019 tahun ini diikuti oleh peserta yang berasal dari 16 negara dari seluruh Asia Pasifik.

Tidak hanya itu, prize pool yang diberikan turnamen paling sensasional dari Acer ini mencapai USD400 ribu yang setara dengan Rp6 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*