Festival Tapa Malenggang 2018 Kuatkan Nuansa Budaya Jambi

IndonesiaNew, JAMBI – Festival Tapa Malenggang 2018 kembali digelar untuk ke-4 kalinya. Dalam festival tersebut menampilkan kekuatan nuansa budaya Jambi, festival ini diadakan tanggal 29 November hingga 3 Desember 2018.

Festival Tapa Malenggang tahun ini dikemas lebih modern dan atraktif, bahkan event bertajuk budaya ini dibuka dengan kehadiran pawai carnaval budaya yang dilakukan oleh seluruh sekolah yang ada di Jambi.

Festival yang dilakukan di Batanghari, Jambi ini mampu membius wisatawan nusantara yang masih berasal dari sekitaran Sumatera meskipun terlihat beberapa wisatawan nusantara yang berasal dari luar Pulau Sumatera.

Menurut Bupati Batanghari Ir. H. Syahrisah bahwa festival ini pada dasarnya menampilkan budaya yang memperkuat adat istiadat Batanghari.

“Kami selalu mengevaluasi festival ini setiap tahunnya sehingga menjadi ajang festival yang layak dijual ke mancanegara,” bebernya, Kamis (29/11/2018).

Bahkan, pihaknya mengapresiasi sebesar-besarnya kepada Kementerian Pariwisata Indonesia yang mendukunv ajang festival budaya tahunan tersebut.

“Pemerintah Batanghari berterima kasih atas dukungan dari Kementerian Pariwisata Iyang hadir di festival ini. Tentu ini sebagai bukti nyata buat Batanghari bahwa pariwisata mampu mendongkrak pertumbuhan perekonomian di wilayah kami,” bebernya.

Selain itu, Syahrisah meminta kepada masyarakat agar terus berbenah diri guna mendukung pertumbuhan pariwisata di Batanghari.

“Selama ini Pemerintah Batanghari fokus dengan perkebunan sawit dan karet, namun dengan melihay antusias masyarakat maka kami harus terus bergerak cepat membenahi sisi pariwisata sehingga bisa menjadi destinasi yang layak dijual,” tambahnya.

Diakuinya lagi, dirinya pun siap dikritik sekeras mungkin guna membuat Batanghari lebih maju dan bisa membawa dampak yang baik terlebih buat pariwisatanya.

“Festival ini menghadirkan 8 kecamatan, apalagi di tahun ini hampir seluruh desa turut serta dalam festival tahunan ini,” lanjutnya.

Di sisi lain, Kadispora Batanghari Ardani Z. Putra menambahkan bahwa pihaknya masih fokus pada jumlah kunjungan wisatawan nusantara, termasuk mengembangkan sisi amenitas.

“Pemerintah Batanghari terus berbenah, ketika suda siap maka kami ingin para investor datang ke sini untuk memgembangkan bisnisnya khususnya dari sisi pariwisata,” urainya lagi.

Kekayaan alam serta budaya yang dimiliki Batanghari dinilai bisa menjadi modal utama dalam mendongkrak target wisatawan ke Indonesia yang sesuai dengan target Presiden Jokowi.

“Batanghari memiliki destinasi alam yang kaya seperti di Danau Ugong kemudian ada pula hutan konservasi Reki di Pejubang yang di dalamnya terdapat tanaman langka. Destinasi inilah yang terus dibenahi selain keindahan Sungai Batanghari yang kita miliki,” tuturnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran 1 Kementerian Pariwisata Masruroh menilai dukungan yang diberikan Kementerian Pariwisata Indonesia bisa membawa impact yang baik buat pariwisata di suatu daerah.

“Dengan adanya dukungan kami bisa memberikan semangat kepada daerah agar termotivasi bisa memajukan pariwisatanya. Melalui pariwisata maka perekonomian di suatu daerah akan mengalami perubahan, kreativitas masyarakat pun juga bertumbuh dengan baik,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Festival Tapa Malenggang 2018 menghadirkan festival drumband, fun bike, mountain bike, fun adventure, mancing tradisi, festival band, pengukuhan Genpi Jambi hingga Batanghari Expo 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*