Indonesia Siapkan Bali Jadi Kota Kuliner Gastronomi Dunia

IndonesiaNew, JAKARTA – Bali memang menjadi destinasi wisata dunia untuk berlibur, oleh karenanya Bali bakal dijadikan kota kuliner Gastronomi dunia di Tanah Air.

Pulau Dewata telah menjadi magnet wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik untuk menjadi tempat liburan, bahkan torehan kehadiran wisatawan mancanegara ke Bali terus meningkat.

Tak hanya budaya, destinasi wisata, jutaan kuliner juga tersebar di Bali. Untuk menambah pasokan jumlah wisatawan mancanegara, membuat pemerintah Indonesia terus menggodok Bali untuk memiliki ikon lain yakni sebagai kota kuliner Gastronomi dunia

“Bali itu mencari makanan semuanya ada, Bali ada restoran berkelas dunia. Bali punya lokal produk ada anggur, kopi, cokelat lalu cooking tradisional itu luar biasa. Hal inilah menjadikan pemerintah Indonesia melalui kementrian pariwisata terus membentuk Bali menjadi kota kuliner Gastronomi dunia,” jelas Vita Datau Messakh, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata Indonesia kepada IndonesiaNew, Jumat (16/12/2016).

Vita Datau merasa bila Bali harus mempersiapkan secara keseluruhan mulai dari paket wisata sehingga bisa menjadi kota kuliner Gastronomi dunia.

“Kita terus menggodok dan meminta komitmen Pemda Bali untuk menjadikan Bali memiliki ikon baru yakni kota kuliner Gastronomi dunia,” bebernya.

Dari 9 kabupaten yang dimiliki Bali, Vita Datau melihat jika wilayah Ubud dan Gianyar sangat tepat untuk dijadikan wilayah kuliner gastronomi dunia.

“Kita targetkan 2018 sudah jadi, tetapi secepat mungkin sudah harus dilaksanakan. Minimal 2017 sudah dipromosikan,” bebernya.

Baginya, beberapa wilayah Bali sudah dikenal dengan ciri khasnya. Kuta, misalnya sebagai wilayah metropolitan di Bali karena memiliki pusat belanja selain wisata pantai yang menggodanya wisatawan untuk berlibur.

Kemudian, Seminyak dikenal dengan destinasi pleasure dan pop market yang mengarah ke fussion.

“Dilihat dari seluruh aspek yang paling memungkinkan adalah Ubud dan Gianyar, selain kuat dengan representatif-nya dua wilayah di Bali ini kuat dengan produk lokalnya. Pasalnya, Gastronomi harus dikawinkan dengan lokal produk. Tak itu saja, dua wilayah di Bali ini sering mendapat pengakuan dunia sebagai destinasi kuliner terbaik,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*