Ingin Tahu Malam Imlek 2017 di Batam? Beginilah Gambarannya!

IndonesiaNew, BATAM – Tahun baru China atau Imlek mulai memeriahkan Batam. Bahkan, beberapa sudut kota di Batam sudah terlihat kemeriahan Imlek 2017.

Salah satunya di Batam View Beach Resort. Di sini terlihat perayaan Yu Shang yang mulai menghiasi Kota Batam sejak pukul 19.00 WIB. Keberadaan wisatawan mancanegara ini berasal dari China, Malaysia, Jepang hingga Korea.

“Wisatawan mancanegara yang ke Batam selalu didominasi oleh wisatawan yang berdomisili di Singapura, tak dipungkiri dari Malaysia pun juga datang,” jelas Nathanael Vico Alfarin, Sales Manager Batam View Beach Resort kepada IndonesiaNew, Jumat (27/1/2017).

Menurutnya peningkatan wisatawan mancanegara ke Batam jelang Imlek setiap tahun mengalami peningkatan.

Perayaan Ye Shang di Batam (Foto: IndonesiaNew)

“Kebanyakan mereka (turis asing-red) datang melalui pelabuhan Batam Center, Nongsa Pura, Harbour Bay hingga Sekupang,” paparnya.

Lalu, untuk long of stay atau pihaknya mengatakan bila wisatawan mancanegara yang datang di saat Imlek memiliki waktu masa tinggal yang cukup lama. Biasanya mencapai 3-4 hari.

Hal serupa diutarakan oleh Kepala Bidang Budaya dan Pariwisata Pengembangan dan Promosi Wisata Batam, Titin Yuniarti yang mengatakan kenaikan wisatawan mancanegara mencapai 5 persen.

“Titik keramaian Imlek itu ada di Nongsa, Kota Batam itu sendiri, Turi Beach dan Nagoya. Keramaian yang paling banyak berada di Nagoya karena disana ada vihara tertua,” bebernya.

Salah satu wisatawan China, Xie Lu Wei mengatakan jika Batam memiliki destinasi wisata yang cocok untuk menghabiskan waktu di perayaan Imlek.

“Tradisi kami di keluarga adalah berkumpul, membahagiakan keluarga dan itu kita lakukan setiap tahun. Biasanya selalu di Singapura, tapi tahun ini kita ingin yang beda apalagi jarak Batam dengan Singapura lebih dekat dengan tempat tinggal kami di Singapura,” tegasnya.

Dalam perayaan Imlek, wisatawan China yang berdomisili di Singapura ini mengatakan jika menu ye shang harus dilakukan. Apalagi, makanan ini menjadi suguhan yang layak untuk dilakukan saat Imlek.

“Kebersamaan bersama keluarga itu disimbolkan melalui ye shang, oleh karena itulah suguhan menu ini jadi wajib kami lakukan,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*