Ini Dia Spot di Orchid Forest Cikole yang Jadi Instagramble

IndonesiaNew, CIKOLE – Berlibur ke Jawa Barat, jangan lupa travellers untuk datang ke Orchid Forest Cikole. Pasalnya, ada sejumlah spot yang menjadi incaran para Instagramable. Penasaran? Ini dia spotnya!

Sejak dibuka 9 Agustus 2018, destinasi wisata Orchid Forest Cikole langsung melejit terlebih para travelers memanfaatkan sosial media buat mem-posting foto keindahannya. Bahkan, sejumlah spot telah menjadi Instagramable incaran para kaum milenial.

Menurut CEO Orchid Forest Cikole Barry Akbar mengatakan ada beberapa spot yang bisa disambangi oleh travellers buat mengabadikan fotonya. Berikut penuturannya kepada IndonesiaNew beberapa spot foto yang bisa momentum kenang-kenangan para wisatawan.

Toilet
Pemilik nama asli Maulana Akbar ini mengatakan bahwa toilet yang ada di Orchid Forest Cikole sengaja dibuat berbeda.

“bentuknya yang unik dan beda dari toilet yang biasa dijumpai dan di desaign geometri yang berbeda, tujuannya agar wisatawan tidak merasakan kejenuhan dalam berwisata,” ucapnya, Kamis (23/8/2018).

Diakuinya, desaign toilet yang dibuat memiliki tujuan tersendiri buat para travelers. Di mana, sisi kejenuhan bisa jauh dirasakan saat datang ke destinasi wisata yang ada di lahan 35 hektar tersebut.

“Desaign dibuat menyerupai kelopak bunga karena bila desaign yang sama maka akan merasakan perubahan mood wisatawan sehingga beriwisata juga tidak nyaman. Desaign beda maka mood berbeda,” paparnya lagi.

Jembatan Kayu
Spot instagramable kedua yakni wood bridge atau jembatan kayu yang memiliki ketinggian 15 meter dan panjangnya 150 meter, semua instalasinya memakai kayu jati serta di desaign dengan tingkat keamanan yang tinggi, apalagi talinya pakai sling berkapasitas 2 ton.

“Untuk di jembatan kayu maka paling banyak 5 orang, bukan karena kita batasi namun kita ingin wisatawan merasa aman dan nyaman karena kadang wisatawan berlari dan lompat-lompat,” ulasnya.

Ditambahkannya, buat travelers yang ingin menikmati jembatan kayu maka paling enak datang sekira pukul 16.00 WIB.

“Konsep edukasi di mana kita ingin membawa wisatawan merasa terbiasa dengan alam. Dan ada di luas 12 hektar wisatawan juga merasa enak berwisata. Sensasi yang didapat spot bagus, belum lagi datang kabut dan pecahan sinar matahari. Paling enak datang jam 16.00 WIB,” bebernya.

Ada saran nih buat travelers, di mana jika datang di musim liburan maka hanya dibatasi tiga foto saja. Travelers juga tidak usah merasa khawatir karena tingkat keamanan pun cukup tinggi.

“Kita siapkan ranger di setiap jembatan dan hanya 3 foto kita kasih waktu. Di sini wisatawan wajib bayar Rp20 ribu karena dapat free flying fox sepanjang 100 meter. Untuk usia tidak ada batasan lalu buat flying fox maksimal 300 kilogram,” tuturnya.

Teras Papio
Spot instagramable berikutnya adalah Teras Papio, spot yang satu ini adalah multi fungsi di mana banyak wisatawan melakukan foto selfie sehingga banyak instagramable bermunculan.

“Awalnya sebatas tempat untuk menikmati musik namun makin kesini banyak yang membuat foto wedding,” ujarnya.

Tracking dan Musalla
Spot terakhir adalah tracking dan musalla. Untuk tracking, maka selain bisa mendapatkan manfaat kesehatan maka travelers bisa merasakan sensasi yang berbeda.

“Ada track tracking sejauh dua kilo. Di sini, wisatawan bisa mendapatkan edukasi coffee trip dan merasakan aroma bau tumbuhan yang ada di sekitar,” tambahnya.

Selain itu ada juga musalla, tempat ibadah yang satu ini juga di desaign semenarik mungkin sehingga banyak travelers yang melakukan foto selfie.

“Musalla dibuat khusus dengan menggunakan kayu jati,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*