Kemenpar perkuat kerjasama pariwisata Bali & SUmatera Utara (Foto: Kemenpar)

Kemenpar Perkuat Kerjasama Pariwisata Bali & Sumatera Utara

IndonesiaNew, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan kesepakatan bersama untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Kota Denpasar, Bali dan Kabupten Samosir, Sumatera Utara.

Penandatangan kesepatakan bersama di Kota Denpasar dilakukan oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman dengan Walikota Denpasar, I.B.

Rai Dharmawijaya Mantra dan Rektor Universitas Udayana Ketut Suastika, sedangkan kesepakatan bersama untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Kabupten Samosir dilakukan DadangRizki Ratman dengan Bupati Samosir Rapidin Simbolon dan Rektor Universitas Sumatera Utara Runtung Sitepu.

“Pengembangan pariwisata berkelanjutan mempunyai nilai strategis dalam memenangkan persaingan global dan menjadi isu internasional,” jelasnya di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Selasa (22/11/2016).

Diakuinya, dalam hal ini Badan Pariwisata Dunia (UNWTO) menetapkan pembangunan pariwisata merupakan pembangunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan (sustainable and responsible tourism).

“Pariwisata semakin inklusif memberikan kebanggaan bagi rakyat Indonesia akan kekayaan alam dan budaya yang kita miliki yang dapat menumbuhkan semangat untuk melestarikannya. Artinya, pariwisata semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan,” katanya.

Dalam kesepakatan dan komitmen bersama dalam mengembangan pariwisata berkelanjutan yang ditandatangani hari ini mempunyai arti penting dalam kepariwisataan nasional ke depan.

Hal ini sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan dan Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2014 tentang koordinasi strategis lintas sektor penyelenggaraan kepariwisataan.

Pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Denpasar mempunyai nilai penting dalam meningkatkan kualitas dan kunjungan wisatawan ke Bali. Great Bali merupakan mesin pencetak wisman karena kontribusinya mencapai 40% secara nasional.

Begitu pula Kabupaten Samosir, Toba yang ditetapkan sebagai 10 destinasi prioritas atau sebagai “10 Bali Baru”, ke depan akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kunjungan wisman.

Diakuinya, pariwisata menjadi leading sector dengan menyumbang 10% PDB nasional, kontribusi devisa pariwisata sebesar 9,3% dengan pertumbuhan sebesar 13%.

Serta menciptakan 9,8 juta lapangan kerja atau 8,4% secara nasional dan menempati urutan ke-4 dari seluruh sektor industri, serta pencipta lapangan kerja termurah sebesar USD5 ribu per satu pekerjaan, sedangkan industri lain rata-rata USD100 ribu per satu pekerjaan.

“Kerjasama ini meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) bidang pariwisata; peningkatan kualitas penelitian dan pengembangan informasi pariwisata berkelanjutan; perencanaan dan pengembangan program pariwisata berkelanjutan; penerapan destinasi berkelanjutan; observasi pariwisata berkelanjutan; dan sertifikasi pariwisata berkelanjutan,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*