Kunjungan Kerja Pertama di 2017, Menpar Arief Yahya Sambangi Purwakarta

IndonesiaNew, PURWAKARTA – Memasuki tahun 2017, Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung bekerja cepat terlebih kinerja ini demi mencapai target 15 juta wisatawan mancanegara. Kali ini sasarannya Purwakarta.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, Purwakarta memiliki jarak yang dekat dengan Jakarta bisa menjadi destinasi baru untuk menambah pasokan wisatawan mancanegara.

“Keuntungan Purwakarta dekat dengan pasar utama, Jakarta memiliki pendapatan per kapita tinggi, apalagi dari Jakarta kurang dua jam,” jelasnya di Purwakarta, Jumat (6/1/2017).

Menurutnya, Purwakarta menjadi wilayah di Indonesia yang wajib dipromosikan ke dunia. Bahkan, untuk penjualannya maka akan masuk ke dalam Great Jakarta.

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (Foto: Kemenpar)

“Purwakarta akan masuk ke great Jakarta. Untuk kelas dunia Purwakarta belum dikenal tapi Jakarta sudah dikenal, dan dijual berdasarkan Jakarta maka harus ada Gedung untuk mice karena 50 persen bisnis dan paling banyak dari Singapura,” tegasnya.

Selain itu, Arief Yahya meminta kepada Purwakarta untuk menyediakan lahan tanah sebesar 200 hektar guna dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Sediakan tanah 200 hektar, maka Purwakarta lebih tertata. Anda bisa lihat, di 10 destinasi prioritas, di sana ada Belitung karena area Kawasan Ekonomi Khusus hanya 320 hektar dan itu paling kecil. Jika bangun Kawasan Ekonomi Khusus maka akan dapat Incentive dari pemerintah. Bangunlah akses dengan baik, jadi bangunlah Kawasan Ekonomi Khusus,” bebernya lagi.

Tak itu saja, Arief Yahya juga meminta kepada Purwakarta untuk membuat Performance yang bagus.

“Purwakarta harus perkuat pariwisata, pariwisata industri paling ramah lingkungan karena semakin dilestarikan maka akan semakin disejahterakan,” lanjutnya.

Menpar Arief Yahya mengunjungi salah satu museum di Purwakarta (Foto: Kemenpar)

Mendengar hal ini, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi langsung merespon apa yang diinginkan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Baginya, untuk Kawasan Ekonomi Khusus sudah disiapkan dengan matang.

“Kek itu akan dibangun di Sukasari, akses sudah siap dari Jatiluhur juga dekat dan tinggal butuh pintu tol,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*