Luke Nguyen Kenalkan Kuliner Indonesia ke Dunia Internasional

IndonesiaNew, JAKARTA – Kuliner Indonesia terus diperkenalkan ke dunia internasional, kali ini melalui Chef ternama Vietnam Luke Nguyen.

Melalui tayangan Luke Nguyen Street Food Asia yang ditayangkan di TLC, Selasa (24/1/2017) Luke Nguyen mencoba mengeksplorasi seluruh kuliner paling enak yang ada di Jakarta.

Dengan durasi 60 menit membuat Jakarta terekspose lebih detail. Tak hanya keindahan Jakarta yang ditampilkan seperti Bunderan HI, Monas, Kota Tua, Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Gajah, Luke Nguyen juga mengupas secara detail kuliner yang ada di Jakarta.

Pantauan IndonesiaNew, Tujuan pertama Luke Nguyen adalah Ketoprak Ciragil. Pengetahuan soal kuliner yang ada di Jakarta hanya berbekal pada internet. Bahkan, secara khusus dirinya mencari informasi soal kuliner yang ada di Jakarta melalui internet.

“Saya sering ke negara mana pun, untuk bisa mendapatkan kuliner di suatu negara yang enak maka saya harus mencari informasi terlebih dahulu melalui internet termasuk saat saya menginjak Jakarta,” bebernya.

Kuliner Jakarta dikenalkan Luke Nguyen, Chef terkenal dari Vietnam (Foto: IndonesiaNew)

Di sini, Luke Nguyen menanyakan soal ketoprak kepada penjual Ketoprak Ciragil dan baginya makanan ini belum pernah dijumpai. Makanan ketoprak di dalamnya ada tahu, bihun, telur, dan menggunakan bumbu kacang. Menurutnya makanan ini seperti salad.

Ketoprak memiliki perpaduan warna yang bagus, bahkan Luke Nguyen sampai bingung, masyarakat di Indonesia bisa mengonsumsi di dalam mobil.

Setelah itu, Luke Nguyen menjajal kuliner di Jakarta lainnya. Kali ini sasarannya ke jalan Kyai Maja, Jakarta Selatan untuk mencoba sate.

Menurutnya, di Malaysia, Thailand, dan Indonesia punya sate. Baginya, sate di Indonesia sangat lezat ketimbang di negara lain.

Luke Nguyen menyambangi jalan Kyai Maja, Jakarta Selatan (Foto: IndonesiaNew)

“Sate di Indonesia uniknya bisa disantap dengan nasi maupun lontong dan ini jadi nilai tambah buat Indonesia. Dagingnya sangat empuk padahal hanya dibakar saja,” jelasnya tersenyum.

Tak luput Luke Nguyen mencicipi es cendol, selain memiliki buah di dalamnya es cendol juga diberi pemanis dari gula merah.

“Fantastis rasanya, tekstur yang lembut dipadu manis dari gula menjadi salah satu minuman dingin kesukaan dalam hidup saya,” bebernya.

Malamnya, Luke Nguyen mencicipi Nasi Kapau di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Menu yang dipilih otak.

“Di Jakarta memiliki beragam bentuk kuliner dari modern hingga tradisional. Di sinilah kekuatan kuliner yang ada di Indonesia khususnya Jakarta,” katanya dengan nada bangga.

Nasi Kapau di kawasan Senen, Jakarta Pusat ikut dikenalkan Luke Nguyen (Foto: IndonesiaNew)

Tak ketinggalan dirinya mencoba martabak Pecenongan. Melihat proses pembuatannya, Luke Nguyen juga merasa heran. Hanya dengan adonan membuat martabak enak dimakan.

“Martabak di Indonesia enak banget, pilihannya banyak dan ini keren,” tambahnya.

Menutup di hari pertama Luke Nguyen datang ke Kemayoran, Luke Nguyen pun sampai bingung pasalnya di Jakarta hingga larut malam masih ada yang menjual makanan. Kali ini sasarannya adalah ketan susu.

Melihat tempat tersebut, Luke mengancungi jempol karena masih terlihat tradisional. Apalagi, dari tempatnya belum ada yang diubah oleh pemiliknya.

Di hari berikutnya, Luke Nguyen menyambangi kawasan Cikini. Kuliner yang disambangi adalah RM. Ampera. Ketika tiba, dirinya merasa kebingungan.

Pasalnya, kuliner yang disediakan beragam mulai dari pepes tahu, pepes ikan, pepes ayam, ayam goreng, ikan mas hingga makanan berbasis jeroan. Tak ketinggalan terdapat petai.

Luke pun merasa sedikit penasaran dengan makanan yang digantung (petai). Menu makanan yang dipilihnya yakni petai, lalapan, paru hingga pepes.

“Petai memiliki tekstur yang crunchy saat dikunyah tapi makanan ini berbau. Aroma saya pun jadi kurang enak untuk dicium, tapi dari segi rasa cukup enak,” jelasnya tersenyum.

Luke Nguyen tak luput mencicipi gulali. Makanan tradisional Jakarta ini kerap disuguhkan untuk anak-anak. Kini, makanan tersebut kerap dikonsumsi oleh orang dewasa.

Lalu, pada malam harinya Luke Nguyen mendatangi  jalan Haji Agus Salim untuk mencicipi nasi goreng gila. Begitu banyak makanan yang ada di Jakarta, kebanyakan dihadirkan di pinggir jalan.

Luke Nguyen menyambangi kawasan Haji Agus Salim (Foto: IndonesiaNew)

Di sini, Luke Nguyen juga mampir melihat pembuatan martabak telur. “Perpaduan sayuran, daging, tepung diolah menjadi satu menghasilkan rasa yang enak banget. Saya tidak menyesal datang ke Indonesia untuk mencicipi kulinernya,” tegasnya.

Selanjutnya, Luke Nguyen juga menyambangi nasi goreng kambing di jalan Kebon Sirih. Luke pun juga mencoba membuatnya hingga mencicipi rasanya. Tak itu saja, dirinya juga mencoba belajar untuk membungkus makanan yang menggunakan kertas berwarna cokelat.

“Gila, ini berat banget. Bagaimana mereka memasaknya setiap hari,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*