Mangrove (Foto: Mangroves)

Mangrove, Rahasia Tersembunyi yang Ada di Batam

IndonesiaNew, BATAM – Setiap wilayah di Indonesia memiliki ciri khas yang menandakan identitas daerahnya, termasuk Batam.

Batam memang memiliki keunggulan wisata pantainya, apalagi obyek wisata di Batam berada di kawasan konservasi perairan terdiri dari spot-spot penyelaman yang dapat dieksplorasi untuk melihat keindahan terumbu karang dan ikan karang.

“Selain ekosistem terumbu karang, Batam juga kaya Ekosistem mangrove,” jelas Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, Agus Dermawan dalam rilis yang diterima IndonesiaNew, Senin (21/11/2016).

Menurutnya, mangrove di Batam banyak tumbuh di Pulau Galang Baru, Pulau Abang Besar dan Pulau Abang Kecil. Jenis bakau yang dominan adalah Rhizophora, sementara jenis-jenis lain yang terdapat di kawasan MMA, yaitu api-api (Avicenna marina), nyirih (Xilocarpus granatum), bakau merah (Rhizopora apiculata), bakau putih (Rhizopora mucronata), lenggadai (Brugueira parvifora), dudukan merah (Lumnitzera littorea), dudukan merah (Lumnitzera racemosa), tingi (Ceriops tagal), pidada (Sonneratia alba), gadelam (Derris trifolta), waru (Hibiscus tiliacus), dan buta-buta (Exacaecaria agallocha).

Diakuinya, identitas di Batam ini menjadi bagian dari program rehabilitasi dan pengelolaan terumbu karang-inisiatif segitiga karang atau Coral Reef Rehabilitation and Management Program-Coral Triangle Initiative (COREMAP-CTI).

COREMAP-CTI) ini bertujuan melindungi dan melestarikan sumberdaya ekosistem terumbu karang dan asosiasinya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil,” tambahnya lagi.

Agus Dermawan menambahkan Kegiatan ini penting dilakukan untuk membangun kesadaran, mengubah perilaku dan pola pikir masyarakat dalam melindungi, mengelola, dan memanfaatkan secara lestari ekosistem terumbu karang.

“Diharapkan ini dapat merancang kampanye penyadartahuan perlindungan, pelestarian dan pemanfaatan terumbu karang sehingga lebih tepat sasaran yang pada akhirnya dapat merubah pola pikir dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian ekosistem terumbu karang,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*