Mengapa di Bali Ada Kain Hitam Putih Terpasang di Pohon? Inilah Jawabannya!

IndonesiaNew, BALI – Berlibur ke Bali pasti menemukan kain hitam putih yang terpasang pada pohon. Semua orang yang melihatnya pasti penasaran. Inilah jawabannya!

Menurut Ketua Adat Desa Penglipuran I Wayan Supat mengatakan bahwa kain hitam putih yang menempel di pohon merupakan sindiran kepada manusia.

“Pohon saja dikasih pakaian, artinya ini lebih kepada menyindir manusia harus bisa menggunakan pakaian yang pantas khususnya saat beribadah, bahkan di Bali kain hitam putih tidak digunakan pada pohon saja,” ucapnya kepada IndonesiaNew di Bali, Kamis (6/9/2018).

Diakuinya, kain hitam putih yang dipasang pada pohon bukan diartikan secara negatif, walaupun disadari olehnya banyak yang mengartikan sebagai hal-hal negatif.

“Kain hitam putih itu sendiri tidak sembarang orang yang bisa menggunakannya. Pasalnya, hanya orang yang memiliki kekuasaan hukum dalam arti harus memiliki prilaku yang baik,” bebernya lagi.

Dirinya menegaskan bahwa kain hitam putih memiliki arti tersendiri dalam kehidupan manusia, terlebih manusia memiliki keberagaman sifat, karakter hingga tingkah laku yang berbeda.

“Setan itu hanyalah perwatakan, semua berdasarkan sifat manusia itu sendiri. Dalam orang Bali, percaya bahwa sifatnya jelek maka seganteng apapun secantik apapun maka wajahnya akan jelek begitupula sebaliknya,” urainya tersenyum.

Lantas, kain hitam putih di Pulau Dewata ini dinamakan apa? “Bagi masyarakat Bali, kain hitam putih ini dinamakan kain poleng, di mana poleng berarti keanekaragaman dan selalu ada dan tidak mungkin dihilangkan dalam jiwa manusia yang artinya manusia harus bisa menempatkan pada posisi yang benar,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*