Menko Maritim Luhut Pandjaitan Bicara Danau Toba

IndonesiaNew, MEDAN – Danau Toba terus dibuat lebih menarik untuk wisatawan. Hal ini membuat Menko Maritim Luhut Pandjaitan angkat bicara soal Danau Toba.

Menko Maritim Luhut Pandjaitan mengatakan pemerintah sedang melakukan berbagai pembangunan infrastruktur setelah pemerintah menetapkan Danau Toba sebagai salah satu wilayah kunjungan wisata di Indonesia.

“Saat ini pemerintah sedang mengejar target dengan terus mengimplementasikan sejumlah program pembangunan sarana dan prasarana. Seperti pembangunan dan juga perbaikan Bandara,” jelasnya di Lapangan Sisingamangaraja, Balige, Sumatera Utara.

Luhut Pandjaitan berharap pada kuartal IV tahun 2017 mendatang, pembangunan di daerah Sibisa diharapkan sudah dapat dilaksanakan. Terutama pembangunan sumber daya manusia.

“Peran HKBP untuk terus mencerdaskan masyarakat Sumatera Utara, umumnya untuk bersiap menghadapi sejumlah wisatawan yang datang ke Danau Toba,” tambahnya.

Diakuinya, di Jepang, ada 40 juta turis ke Jepang per tahun. Hal inilah memperlihatkan bila turis adalah yang menciptakan lapangan kerja yang paling cepat dan murah

“Saya tanya kepada menterinya Jepang mengapa sampai begitu banyak? Mereka mengatakan Turis Tiongkok itu turis yang besar pengeluarannya,” bebernya.

Luhut Pandjaitan juga menambahkan Pemerintah telah menargetkan 20 juta orang turis asing pada tahun 2019. Oleh karena itu, pemerintah memerlukan kerja sama dengan seluruh masyarakat untuk menjaga dan mengembangkan daerah-daerah pariwisata di Indonesia.

Ia meminta masyarakat untuk tidak termakan isu yang disebarkan di media sosial akhir-ahir ini, seperti isu yang mengatakan bahwa orang-orang China berbondong-bondong datang ke Indonesia untuk melakukan infiltrasi.

“Kami tahu apa yang harus kami lakukan, sehingga itu tidak akan pernah terjadi,” tegasnya.

Bahkan, dirinya mengajak semua elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi hal tersebut. Ia meminta Gereja untuk berperan aktif dalam mengawasi orang asing yang masuk ke Indonesia.

“Masyarakat lokal bisa lebih berperan dalam bidang pariwisata, disiplin, bekerja keras,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*