Menteri Pariwisata Arief Yahya (Foto: Kemenpar)

Menpar Arief: Jalan Tol & Bandara Akses Paling Penting untuk Tanjung Lesung

IndonesiaNew, TANJUNG LESUNG – Pasca gelombang laut di kawasan Selat Sunda, Kementerian Pariwisata terus bergerak membangun pariwisata serta melakukan pemulihan di sana, salah satunya di Tanjung Lesung. Oleh karenanya, Menteri Pariwisata Arief Yahya melihat bahwa Tanjung Lesung harus memiliki akses yang mudah yakni jalan tol dan bandara.

“Jalan tol dan bandara merupakan akses paling penting untuk Tanjung Lesung,” ucap Menteri Pariwisata Arief Yahya di Tanjung Lesung, Banten, Senin (1/4/2019).

Diakuinya, dalam melakukan pembuatan jalan tol menuju Tanjung Lesung, maka Arief Yahya tentu meminta ijin kepada Presiden Jokowi terlebih dirinya yakin bahwa Tanjung Lesung memiliki potensi yang besar buat wisatawan.

“Dengan adanya jalan tol maka bisa mendapatkan devisa setara USD1 miliar, karena saat itu nilai investasi jalan tol sebesar Rp7 triliun sepanjang 23 km dan langsung disetujui Presiden. Kenapa disetujui? kalau tidak ada target maka tidak akan ada jalan tol, apalagi saya jaminkan Tanjung Lesung bisa mendatangkan USD1 juta,” tegasnya.

Dengan adanya jalan tol Serang-Panimbang, otomatis akses wisatawan akan makin cepat dan mudah. Kurang dari 2 jam, wisatawan dari Jakarta sudah bisa liburan ke Tanjung Lesung. Pembangunan jalan tol tersebut diperkirakan rampung tahun 2020.

“Banten itu lokasinya paling dekat dengan pasar utama, yaitu Jakarta dan sekitarnya. Ada jutaan penduduk di kawasan ini, dengan pendapatan per kapita USD 15 ribu. Purchasing powernya tinggi. Kompensasinya kalau target wisman tidak tercapai, kunjungan wisnus akan banyak kalau ada tol,” lanjutnya.

Selain jalan tol, maka akses paling penting satu lagi adalah bandara. Pria berdarah Banyuwangi ini menambahkan bahwa perkembangan kawasan tersebut pun akan jadi lebih cepat. Arief pun mencontohkan dengan apa yang terjadi di Bandara Silangit.

“Pertama kali Garuda terbang ke Silangit, penumpangnya 100 ribu, tumbuh jadi 280 ribu, sekarang 420 ribu. Tumbuh 300 persen. Analog dengan itu, saya juga berani di sini,” urainya lagi.

Tak itu saja, kemudahan akses menuju Tanjung Lesung bisa membuat pariwisata bukan hanya di Tanjung Lesung saja melainkan Pandeglang juga mendapat impact yang baik.

“Tanjung Lesung sebenarnya sudah memiliki air strip yang bisa didarati pesawat berjenis cesna namun kita harapkan Tanjung Lesung mempunyai bandara berskala besar sehingga bisa dilakukan pendaratan pesawat berbadan besar,” tutupnya tersenyum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*