Menpar Arief Yahya Resmi Buka Rakornas Pariwisata 2016

IndonesiaNew, JAKARTA РUntuk mencapai target wisatawan mancanegara 15 juta di 2017 serta 265 juta pergerakan wisatawan Nusantara, Menteri Pariwisata Arief Yahya menggelar rakornas pariwisata 2016.

Dengan mengangkat tema “Indonesia Incorporated”, maka target 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 265 juta pergerakan perjalanan wisatawan Nusantara di 2017 dengan memproritaskan melalui digital Tourism, homestay dan konektivitas udara.

“Pariwisata sebagai core economy indonesia. Pariwisata Indonesia memiliki banyak keunggulan kompetitif dan keunggulan korporatif,” jelasnya di Grand Ballroom Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016).

Arief Yahya mengatakan, rakornas pariwisata kali ini lebih menghidupkan keinginan bersama secara serentak untuk menghasilkan kemenangan.

“Bangsa ini bisa menang persaingan kalau bersatu. Pariwisata penghasil PDB devisa dan ketenagakerjaan paling mudah dan murah,” paparnya lagi.

Diakuinya, sesuai amanat Presiden Joko Widodo agar pertumbuhan sektor pariwisata dipercepat dan diakselerasikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemerintah memang telah menetapkan program pembangunan lima tahun ke depan yang difokuskan terhadap sektor infrastruktur, Maritim, energi, pangan dan pariwisata.

Penetapan lima sektor ini dengan pertimbangan signifikansi peran dalam jangka pendek, menengah maupun panjang terhadap pembangunan nasional.

Menurut data Badan Pariwisata Dunia (UNWTO) dan WTCC 2015, sektor pariwisata memberikan kontribusi 9,8 persen Produk Domestik Bruto (PDB) global, kontribusi terhadap sektor total ekspor dunia sebesar USD7,58 triliun dan foreign exchane learning sektor pariwisata tumbuh 25,1 persen dan pariwisata membuka lapangan kerja yang luas.

“Kondisi pasar sudah berubah, wisatawan melakukan perjalanan mulai dari mencari dan melihat informasi (look), kemudian memesan paket wisata (book) hingga membayar secara online (pay). Gaya hidup wisatawan inilah dalam mencari informasi destinasi dengan membandingkan antar produk, memesan paket wisata secara digital,” bebernya.

Untuk mengimplementasikan program pembangunan dari segi udara membutuhkan tambahan 4 seat di 2017. Sementara untuk 20 juta wisatawan mancanegara di 2019 butuh 10,5 juta seat.

“Direct flight harus ditambah baik terjadwal maupun charter flight, kecukupan slot bandara,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*