Naga Lampion 178 Meter Hebohkan Cap Go Meh di Singkawang

IndonesiaNew, SINGKAWANG – Perayaan Cap Go Meh telah usai. Tapi, ada cerita dari Singkawang. Pasalnya, di perayaan masyarakat Tionghoa ini dihadirkan naga lampion sepanjang 178 meter. Wow!

Setelah menampilkan Naga Batik terpanjang se-Asia di Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2017, giliran naga lampion terpanjang se-Indonesia yang akan ditampilkan di Singkawang, Kalimantan Barat.

Selain ratusan tatung yang menjadi daya tarik wisata Kota Singkawang dipastikan siap beraksi maka ada keseruan lain yakni kemunculan naga lampion terpanjang di perayaan Cap Go Meh 2017 di Singkawang ini menjadi rekor MURI.

Perayaan Cap Go Meh di Singkawang diyakini warga Tionghoa akan membawa hoki. Itu sebabnya, tema festival di Singkawang bernuansa naga.

“Untuk tahun ini Naga Lampion Singkawang lebih panjang dan lebih lebar. Naga hasil sumbangsih Santo Yosep Singkawang Group ini akan menjadi naga terpanjang yang pernah dibuat di Indonesia,” ucap Sekretaris Panitia Imlek dan Cap Go Meh 2568, Andy Victorio di Singkawang, Kalimantan Barat, Sabtu (11/2/2017).

Diakuinya, selain memiliki panjang 178 meter, diameter badan yakni 1,1 meter. Tak itu saja, ada 50 ruas yang menopang naga lampion terpanjang se-Indonesia itu.

Dengan ukuran super jumbo itu, naga raksasa itu dibuat dalam jangka waktu yang sangat lama.

“Sejak 1 Oktober 2016, naga lampion itu sudah mulai start dibuat di Sungai Pinyuh,” paparnya lagi.

Tak itu saja, rute pawai tatung, telah disepakati bahwa start pawai akan dimulai dari Jalan Syafiudin (depan Sekretariat panitia Imlek dan Cap Go Meh).

Kemudian tatung berjalan menuju ke jalan Alianyang, Jalan Firdaus (panggung kehormatan) tepatnya di Kantor Wali Kota Singkawang, menuju ke jalan Pangeran Diponegoro, ke jalan Sejahtera via Vihara Tri Dharma Bumi Raya Singkawang dan finis di Altar yang berada di sekitar perempatan Patung Naga.

Melalui perayaan Cap Go Meh di seluruh Indonesia termasuk di Singkawang terus membuat Pesona Indonesia tak pernah henti memancarkan atraksi kepariwisataannya.

“Perayaan Cap Go Meh merupakan kreasi budaya yang ada di Indonesia. Hal ini membuat Tanah Air kaya akan keberagaman budaya,” tukas  Kepala Bidang Wisata Budaya Kementerian Pariwisata Indonesia, Wawan Gunawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*