Negara Luar Berikan Travel Adviser ke Indonesia, Menpar Arief: Itu Wajar!

IndonesiaNew, JAKARTA – Sejumlah negara memberikan travel adviser buat negaranya untuk datang ke Indonesia akibat gempa di Palu dan Donggala. Bagi, Menteri Pariwisata Arief Yahya hal tersebut merupakan hal yang lazim.

“Itu hal lazim atau hal yang wajar jika ada bencana kayak gempa dan ini sudah terbiasa, tentunya kita harus menghargai negara-negara yang memberikan kebijakan tersebut,” ucap Menteri Pariwisata Arief Yahya di Jakarta, belum lama ini.

Bahkan, bagi Arief Yahya bila Indonesia juga tidak akan mempromosikan destinasi pariwisata di Tanah Air yang terkena bencana gempa bumi.

“Tentunya destinasi wisata yang terkena musibah gempa bumi langsung kita drop, aktivitas pariwisata juga tidak ada di sana,” bebernya lagi.

Diakuinya lagi, jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia pasti mendapatkan dampaknya. Apalagi penurunan pasti akan terjadi.

“Berdampak itu pasti, lihat saja erupsi gunung di Bali dan diluar itu terkena dampaknya di seluruh Indonesia termasuk di Lombok, terasa sekali direct-nya 10 ribu secara nasional 100 ribu, bahkan Bali terkena dampak penurunan 80 ribu wisatawan,” lanjutnya.

Pria berdarah Banyuwangi ini menambahkan langkah yang harus ditempuh oleh Indonesia adalah penanganan harus dilakukan dengan cepat.

“Apa yang harus dilakukan yakni soal penanganan dan paling cepat bom Thamrin dan itu 4 jam, kita langsung mengumumkan kejadian itu dan kita harus jujur, bahkan presiden datang. Semua dunia tahu itu. Ketika presiden hadir artinya itu di clear. Bencana bisa terjadi di semua namun bagaimana mengatasinya dengan cepat itu yang terpenting,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*