Komodo (Foto: Nationalgeographic)

Patung Komodo & Naga, Trik Canggih Indonesia Gaet Wisatawan China

IndonesiaNew, BALI – Wisatawan China jadi target Indonesia untuk mendatangkan wisatawan mancanegara lebih besar. Salah satunya melalui patung Komodo and Dragon In The Harmony.

Pembuatan patung Komodo and Dragon In The Harmony ini dilakukan selama dua bulan, bahkan proses pengerjaannya harus tiga kali dibuat.

“Faktor kemiripan komodo dan naga harus sesuai dengan yang aslinya,” jelas Chandra Salim, Komite DPP ASITA Indonesia untuk China kepada IndonesiaNew, Senin (19/12/2016).

Kehadiran patung Komodo and Dragon In The Harmony menjadi bagian keprihatinan terhadap komodo.

Chandra Salim menyerahkan patung Komodo dan naga kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya (Foto: IndonesiaNew)

Chandra Salim menyerahkan patung Komodo dan naga kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya (Foto: IndonesiaNew)

“Komodo merupakan hewan purba dan saat ke pulau komodo disitu terpikir jika Indonesia masih mempunyai hewan purba dan itu harus dilindungi, apalagi naga termasuk hewan purba dari China. Keseimbangan antara naga dan komodo menjadi gabungan yang tepat,” lanjutnya.

Chandra Salim menambahkan pembuatan patung tersebut dengan menggunakan kayu gaharu dari Kalimantan.

“Kayu gaharu merupakan kayu dewa dari Kalimantan sehingga korelasi benang merahnya terbentuk dan untuk pembuatannya di Ubud. Patung ini memiliki tinggi 30 sentimeter,” paparnya.

Patung Komodo and Naga in the Harmony (Foto: IndonesiaNew)

Patung Komodo and Naga in the Harmony (Foto: IndonesiaNew)

Dengan mempunyai ikon untuk pulau komodo dari Chandra Salim tentunya mendapat respon baik dari kementerian pariwisata Indonesia.

“Ini menjadi langkah baik dan langkah tercepat untuk mengenalkan pulau Komodo ke China,” tukas Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pasar Asia Pasifik, Vincentius Djemadu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*