Wisatawan mancanegara berlibur di Indonesia (Foto: ABC)

Peran Pariwisata Indonesia Dalam Memaksimalkan Perekonomian di Tanah Air

IndonesiaNew, JAKARTA – Pariwisata menjadi salah satu fokus di kinerja pemerintahan Jokowi. Selain menjadi pemasok terbesar devisa negara, tentu ada alasan lain pariwisata sangat diandalkan. Inilah jawabannya!

Menurut I Gde Pitana selaku Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata mengatakan melalui pariwisata maka akan membawa dampak perekonomian Indonesia kian berkembang pesat.

“Anda bisa lihat, dari sisi kesejahteraan masyarakat di wilayah wisata lebih sejahtera. Contohnya, tingkat pengangguran di Bali hanyalah 2,5% sedangkan di Yogyakarta 3,5%. Ini artinya, wilayah wisata jauh lebih kecil tingkat penganggurannya,” ucapnya di Forum Dialog Pariwisata (FDP) Forwapar di Hotel Ibis, Gajah Mada, Jakarta Pusat, Jumat (17/2/2017).

Diakuinya, dengan adanya pariwisata maka secara otomatis pergerakan perekonomian di wilayah tersebut akan bermunculan dengan sendirinya. Mulai dari restoran, sewa motor, parkiran, dan sebagainya.

“Saya tidak menihilkan, namun banyak dampak negatif wisata, misalnya di kebudayaan dan lingkungan. Masih banyak yang harus diperbaiki,” bebernya lagi.

Hal serupa diutarakan oleh Ketua Kader Sosio Ekonomi Strategis (AKSES), Suroto yang merasa dengan melalui pariwisata maka pertumbuhan Sumber Daya Manusia di wilayah pariwisata akan tumbuh.

“Peningkatan perekonomian dengan adanya pariwisata, maka SDM akan bertumbuh. Di sini, peran pemerintah maupun pelaku industri untuk mendidik SDM untuk menjadi tenaga kerja yang handal dalam menangani wisatawan khususnya wisatawan mancanegara,” paparnya.

Meskipun bisa memberikan dampak yang positif buat perekonomian, Suroto menegaskan agar destinasi tersebut jangan lupa memikirkan kondisi lingkungan.

“Benar tujuan wisata mendatangkan devisa, tapi long term strategic juga merupakan hal yang penting. Misalnya, Bali yang sudah baik jangan diperas terus. Mengapa? karena pada akhirnya kualitas lingkungannya tidak terperhatikan dan ini harus dihindari,” tambahnya.

Hal serupa diutarakan oleh GM Pacto Tour Rika Larasati mengatakan bila pertumbuhan pariwisata di Tanah Air jangan lagi fokus kepada destinasi yang sudah ada. Baginya, pemerataan lebih dipentingkan sehingga nantinya tidak terfokus pada satu destinasi wisata saja.

“Pelan-pelan diarahkan wisatawan ke wilayah-wilayah baru. Buatlah destinasi yang baru, selain menghilangkan dampak kejemuhan bagi wisatawan, maka ini bisa berdampak baik bagi perkembangan wisata dan ekonomi masyarakat dan negara. Jadi tidak dapat dipisahkan kualitas dan kuantitas, hanya tinggal bagaimana pemerintah mengarahkannya dengan benar,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*