Travelling (Foto: Shutterstock)

Pergerakan Wisman ke Banyuwangi Meningkat Tajam

IndonesiaNew, JAKARTA – Banyuwangi terus memperlihatkan grafik peningkatan atas pertumbuhan pergerakan wisatawan, bahkan grafik ini meningkat dari 2010 ke 2017.

“Bila tahun 2010 jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 487.000 wisnus dan 5.025 wisman, meningkat menjadi 4,01 juta dan 74.800 wisman pada 2016, sedangkan tahun 2017 meningkat menjadi 91.000 wisman dan tahun 2018 ini diproyeksikan menjadi 100.000 wisman,” ucap Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Diakuinya, peningkatan ini berdasarkan aktifnya Banyuwangi menggelar event festival dan karnival serta didukung oleh publikasi dan promosi yang gencar mendorong kunjungan wisatawan meningkat signfikan.

Orang nomor satu di Banyuwangi ini menuturkan sektor pariwisata berhasil menggerakkan ekonomi lokal sehingga pendapatan per kapita warga Banyuwangi  melonjak dua kali lipat dari Rp20,8 juta pada tahun 2010 menjadi Rp 41,5 juta per orang per tahun pada 2016.

“Seiring tumbuhnya sentra ekonomi baru berbasis pariwisata, penurunan kemiskinan cukup pesat menjadi 8,79% pada 2016, jauh lebih rendah dibanding rata-rata provinsi Jatim yang masih tembus dua digit,” kata Azwar Anas.

Dijelaskan, Kabupaten Banyuwangi secara intens menggerakkan pariwisata berbasis desa, dan itu menjadi andalan untuk memeratakan pembangunan yang  saat ini, berdasarkan kriteria pada Indeks Desa Membangun (IDM) Kementerian Desa, Banyuwangi berhasil meningkatkan status “desa maju” menjadi 134 desa pada 2016  dari sebelumnya hanya 40 desa  di tahun 2010 dengan jumlah desa tertinggal hanya tinggal satu desa.

Bupati Abdullah Azwar Anas menyatakan, bahwa sebetulnya ada 100 event yang diusulkan oleh masyarakat, seletelah dikurasi ditetapkan Top 77 Calender Event  tahun ini dengan mengeksplorasi seni budaya, keindahan alam, olahraga hingga beragam potensi daerah yang pastinya akan menjadi tontonan menarik bagi wisatawan.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, dari Top 77 Calender Event Banyuwangi tahun ini, satu di antaranya; Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) masuk dalam Top 10 Nasional Events Festival Indonesia 2018, sedangkan  dua event; International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI ) dan Gandrung Sewu masuk TOP 100 Nasional Events.

“Pertumbuhan event di Banyuwangi sangat pesat. Dimulai tahun 2012 sebanyak 12 event, tahun 2017 lalu meningkat menjadi 75 event dan tahun ini menjadi 77 event. Semua event ini melibatkan seluruh potensi masyarakat sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarat Banyuwangi,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*