Perusakan Karang di Raja Ampat, Ini Respon Menpar Arief Yahya

IndonesiaNew, JAKARTA – Perusakan karang kembali terjadi di Indonesia, kali ini menimpa Raja Ampat. Menteri Pariwisata Arief Yahya angkat bicara perihal hal ini.

Perusakan karang di Raja Ampat ini merupakan kejadian kedua setelah sebelumnya perusakan karang yang terjadi di Toyopakeh, Nusa Penida, Bali.

Untuk kasus perusakan karang di Pulau Kri, Raja Ampat, Papua Barat terdapat tiga karang yang dicoret dengan berbagai tulisan yang digurat yakni, ‘Welcome To Steven’, ‘Nikacsa’ dan ‘Haja Andez (tulisan nama Andez kurang terbaca jelas)’.

Atas kejadian ini membuat Menteri Pariwisata Arief Yahya angkat bicara. Pasalnya, terumbu karang di Indonesia haruslah di lestarikan.

“Cari pelakunya sampai dapat karena ini merupakan tindakan yang tidak baik. Jika belum ditemukan, maka saya yang akan mencarinya,” ucapnya di Jakarta, baru-baru ini.

Dari hasil laporan yang diterimanya melalui crisis center, letak terumbu karang sangat mudah untuk dijangkau.

“Pelakunya harus ditemukan, agar memberikan efek jera kepada siapapun yang melakukan perusakan alam termasuk terumbu karang,” bebernya.

Dengan kejadian untuk kedua kalinya, pihak kementerian pariwisata akan meminta kepada tim SAR untuk menjadi bagian menjaga keindahan alam bawah laut.

“SAR bisa menjadi baywatch atau penjaga pantai maupun laut agar destinasi-destinasi di sekitaran laut bisa terhindar dari para pelaku perusakan terumbu karang,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*