Pesona Wakatobi Siap Pancarkan Keindahan Indonesia

IndonesiaNew, WAKATOBI – Wakatobi dikenal dengan pesona bahari, bahkan di 2017 Wakatobi gencar menambah pasokan jumlah kunjungan wisatawan. Targetnya 40 ribu wisatawan.

“Tahun ini kita menargetkan 40 ribu wisatawan. Apalagi, Wakatobi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia dengan target peningkatan arus kunjungan wisatawan,” ucap Gubernur Sulawesi Tenggara H. Nur Alam di acara Launching Calender of Event Wakatobi 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017).

Diakuinya, tahun lalu saja misalnya pariwisata Sulawesi Tenggara bertumbuh 19,5 persen yakni dikunjungi 22.380 wisatawan (15.668 wisatawan nusantara dan 6.712 wisatawan mancanegara).

“Calender of Event Wakatobi 2017 merupakan tahun pertama sebagai event yang dirangkum menjadi kalender untuk memperkenalkan rangkaian kegiatan festival berbasis keindahan Pulau Wakatobi pada dunia,” lanjutnya lagi.

Tak itu saja, Wakatobi ditetapkan sebagai model percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah tertinggal melalui kegiatan kepariwisataan.

Kegiatan ini dimulai Januari 2017, kemudian dilanjutkan April ini dengan menggelar event HUT Masyarakat Kecamatan Wangi – Wangi Selatan (15-20 April 2017 ); Wowine (Perempuan)  Festival (17-20 Mei 2017); Festival Pulau Tomia (28-30 Juni 2017) sebagai festival berbasis pulau;  Kunjungan Kapal Pesiar “Celedonian Sky (13 Juli 2017) yang menunjukkan Wakatobi sebagai jalur wisata cruise.

Event Wonderful Sail 2017 berlangsung pada  10-13 Agustus 2017. Kegiatan sail di Wakatobi ke-9 ini diikuti sekira 50 kapal sail yang berlabuh di Water Front City Pulau Wangi – Wangi; Festival Sampea Liya (28-30 Agustus 2017) merupakan festival budaya masyarakat Liya; Festival Barata Kahedupa (15-18 September 2017) sebagai Festival Kebudayaan Masyarakat Pulau Kaledupa.

Semalam di Liya Togo (28 September 2017) merupakan Festival Budaya Masyarakat Wakatobi khususnya masyarakat Liya Togo; Wakatobi Wave (19-22 Oktober 2017) merupakan  Puncak dari Kegiatan Festival di Wakatobi dan event ini  masuk dalam kalender pariwisata nasional. Calender of Event Wakatobi 2017 akan diakhiri dengan event menyambut dan  HUT Wakatobi  (18 Desember 2017) sebagai perayaan akhir tahun di Wakatobi.

Di sisi lain, Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan dengan adanya kekuatan daya saing pariwisata Wakatobi sebagai destinasi kelas dunia khususnya untuk marine tourism. Tentu harus didukung dengan 3 A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) yang memadai dan berstandar global.

“Calender of Event Wakatobi (CoE) 2017 ini harus terprogram dengan baik; tempat dan jadwalnya harus pasti! Tidak boleh maju mundur lagi, setelah dilaunching. Kami harapkan Calender of Event ini gencar dipromosikan melalui media online maupun offline,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*