Presiden Jokowi Rayakan Tahun Baru di Danau Toba

IndonesiaNew, SUMATERA UTARA – Semua orang memiliki tempat tersendiri untuk merayakan pergantian tahun, termasuk Presiden Jokowi.

Rencananya, mulai tanggal 23 Desember 2016 hingga 1 Januari 2017 Danau Toba mengadakan rentetan acara Perayaan Natal 2016 dan Pesta Tahun Baru 2017.

“Acaranya akan sudah dimulai tanggal 23 Desember 2016, selain itu kami sudah mendapatkan kabar bahwa sampai saat ini pak Presiden Jokowi ke Danau Toba pada tanggal 26 Desember,” ujar Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Arie Prasetyo kepada IndonesiaNew, Sabtu (17/12/2016).

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak danau elok dan indah hampir di setiap pulaunya. Namun yang berhasil memikat Presiden Joko Widodo adalah Danau Toba.

Acara yang akan digelar di Danau Toba diantaranya, acara festival, hiburan musik, penampilan tari tradisional dan beberapa acara yang mengedepankan kearifan lokal.

Danau Toba telah membentuk badan khusus yakni Badan Pelaksana Otorita Danau Toba dibawah arahan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Badan tersebut menargetkan kunjungan 1 juta Wisman ke Danau Toba hingga tahun 2019.

Badan Pelaksana Otorita Danau Toba dibentuk tanggal 1 Juni 2016 melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 49 Tahun 2016.

Pertimbangan dibangunnya Badan Otorita Danau Toba adalah untuk mempercepat pengembangan dan pembangunan Kawasan Pariwisata Danau Toba.

Dalam Perpres itu disebutkan, untuk melaksanakan pengembangan kawasan pariwisata Danau Toba, dibentuk Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba. Otorita Danau Toba berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Sedangkan susunan organisasi Otorita Dana Toba, menurut Perpres ini terdiri dari Dewan Pengarah dan Badan Pelaksana.

Dewan Pengarah mempunyai tugas menetapkan kebijakan umum, memberikan arahan, melakukan pengendalian dan pembinaan terhadap pelaksanaan kebijakan pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan kawasan Danau Toba.

Selain itu, Dewan Pengarah juga mensinkronkan kebijakan kementerian atau lembaga dan pemerintahan daerah, mengenai pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan kawasan Danau Toba, serta memberikan petunjuk pelaksanaan dan pengawasan kepada Badan Pelaksana mengenai pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan kawasan Danau Toba.

Untuk Badan Pelaksana, merupakan satuan kerja di bawah Kementerian Pariwisata. Susunan organisasi Badan Pelaksana terdiri dari: Kepala; Pejabat Keuangan; dan Pejabat Teknis, yang jumlah dan jenisnya ditetapkan oleh Menteri Pariwisata atas persetujuan Dewan Pengarah, kepala, Pejabat Keuangan, dan Pejabat Teknis sebagaimana dimaksud diangkat dan diberhentikan oleh Menteri Pariwisata atas persetujuan Dewan Pengarah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*