Sailing Camp, Strategi Kemenko Maritim Cetak Bibit Muda Masa Depan!

IndonesiaNew, BANTEN – Minimnya bibit masa depan di bidang maritim membuat Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman mengambil langkah baru untuk menghasilkan anak muda yang tangguh.

Melalui Sailing Camp 2016 yang dilakukan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman di Tanjung Pasir, Tangerang, Banten ini siap menghasilkan 50 anak yang siap membawa nama Indonesia di ajang internasional.

Dari sisi usia, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman lebih menggaet usia 9 hingga 14 tahun. Pasalnya, di usia inilah calon bibit muda siap dicetak.

“Kalian bisa menjadi cikal bakal buat atlet Nasional di 10 tahun ke depan dan dimulai dari Tanjung pasir dan jadi andalan Nasional,” jelas Safri Burhanuddin, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, IPTEK dan Budaya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman kepada IndonesiaNew, Rabu (7/12/2016).

Diakuinya, olahraga bahari belum dianggap penting padahal negara maritim ada budaya, olahraga dan bukan sebatas ikan.

“Kita berharap semangat juang, jangan takut salah, cintailah air laut. Bersahabat lah dengan laut, jangan berhenti disini dimana perbanyak latihan,” paparnya.

Menurutnya, untuk menjadi pemenang maka dibutuhkan keberanan yang menjadi modal utama. Indonesia bisa lihat tahun depan, ini dilatih selama satu minggu paling lama.

“Kita melatih kemauan mereka, jika tidak ada pertandingan maka sebatas latihan saja dan itu tidak memacu kemampuan bibit muda di masa depan ini,” tambahnya.

Dalam membentuk bibit muda di masa depan, maka pihaknya tentu ingin menggaet daerah yang serius membidangi, setelah itu barulah menggaet pengusaha agar nantinya bibit ini bisa menjadi aset masa depan.

“Secara umum Indonesia kaya akan bahari, tapi untuk tahun ini dimulai dari Tanjung Pasir,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*