Setahun, 4.100 Anak di Indonesia Idap Kanker

IndonesiaNew, JAKARTA – Penyakit kanker nyatanya tak hanya menyerang orang dewasa saja, bahkan anak-anak pun mulai mengidap kanker.

Dari data yang dimiliki Yayasan Kanker Pita Kuning bila anak-anak di Indonesia yang mengidap kanker sudah menyentuh angka ribuan.

“Penderita kanker di dunia bertambah 6,25 juta per tahun dan untuk anak di Indonesia 4.100 mengidap kanker sedangkan di Jakarta ada 650 anak,” jelas Tyas Handayani, Ketua Pita Kuning kepada IndonesiaNew, Kamis (15/12/2016)

Diakuinya, anak-anak yang mengidap kanker kebanyakan menderita penyakit leukimia.

Bahkan, hampir sebagian besar penderita kanker dari keluarga pra sejahtera.

“Kanker dewasa karena lifestyle, kanker anak biasanya bawaan, berawal tak bisa gerak tangan,” bebernya lagi.

Tyas Handayani menuturkan bila paling terbesar di Indonesia mengidap leukimia, kemudian kanker bola mata dan yang terakhir tumor otak.

“Kanker bola mata biasanya berada di bawah 5 tahun dan jika sudah melewati 5 tahun itu artinya aman tapi sejak dini sudah harus dilakukan pengecekan kepada dokter, kemudian ada pula tumor otak yang paling besar ketiga,” lanjutnya lagi.

Baginya, para orang tua jangan menganggap penyakit adalah hal yang sepele. Pasalnya, kanker bisa dilakukan pencegahan sejak dini

“Jika anak sudah muntah2 maka lakukan pencegahan, kemudian panas di atas tiga hari harus segera dibawah ke dokter, bagian tubuh sih anak merasa sakit itu harus dicegah. Intinya, lakukan pencegahan sejak dini,” paparnya.

Melihat hal inilah membuat PT. PP Properti tergerak untuk menyelamatkan anak-anak yang mengidap kanker dengan memberikan donasi sebesar Rp200 juta.

Bahkan, ajang ini sebagai bentuk hari jadi ke-3 PT. PP Properti.

“Penyakit kanker merupakan penyakit langka dan melalui berbagi ke pita kuning maka bisa merasakan atas apa yang dideritanya. Membutuhkan bantuan, bimbingan mental terhadap orang tua, anak-anak untuk bisa berbagi,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*