Taman Edukasi Binjai, Destinasi Digital Keempat dari Sumatera Utara

IndonesiaNew, BINJAI – Beragam destinasi wisata baru terus bermunculan di Tanah Air. Kali ini datang dari Sumatera Utara tepatnya di Binjai. Destinasi wisata baru ini bernama Taman Edukasi Binjai. Bahkan, destinasi digital ini sudah yang ke-4 yang lahir dari Tanah Sumatera Utara.

Destinasi digital yang lahir dari wilayah Sumatera Utara yang dijuluki Kota Rambutan ini merupakan destinasi digital ke-4, di mana Pasar Jumpa Tengah di Tebing Tinggi yang pertama, lalu kedua datang dari Parapat Night Market, kemudian ketiga ada di Pasar Kesain di Bukit Kubu Berastagi.

Taman Edukasi Binjai ini terletak di Desa Uji Dadi, Binjai Selatan, Binjai, Sumatera Utara memang dikonsep buat mereka para penggila digital, terlebih banyak spot menarik yang siap mengejutkan mata wisatawan.

Gagasan membuat destinasi baru ini datang dari pria bernama Reza Kilat sekaligus Pemilik Taman Edukasi Binjai ingin membangun generasi muda bukan hanya sekedar berwisata melainkan juga mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk lebih dekat dengan alam.

Taman Edukasi Binjai (Foto: IndonesiaNew)

“Saya melihat bahwa kurangnya keperdulian generasi muda terhadap kondisi alam, dengan melihat inilah ingin mengajak generasi muda untuk senantiasa memperhatikan kondisi alam,” ucapnya kepada IndonesiaNew, Sabtu (8/12/2018).

Diakuinya, Taman Edukasi Binjai ini mulai dibangun sejak 2017 secara perlahan Reza Kilat membentuk taman ini tanpa menghilangkan keaslian alam dari Tanah Binjai tersebut.

“Perubahan hanya sekedar 30 persen, keaslian alam yang ingin kita bawa ke wisatawan, apalagi kondisi yang segar kian memprihatinkan di Indonesia ini. Dengan udara yang sejuk mampu membuat wisatawan kian berlama ria di destinasi ini,” bebernya lagi.

Biar semakin menarik, dirinya membangun tempat pemancingan ikan, live music, spot untuk edukasi pertanian, flying fox hingga proses pembuatan gula merah tak ketinggalan spot-spot foto yang kian membiuskan wisatawan.

“Perlu diperhatikan bahwa kami sangat perduli terhadap lingkungan, bila destinasi wisata bersih maka secara otomatis akan membawa kelanjutan buat wisatawan untuk datang kembali,” tambahnya.

Taman Edukasi Binjai (Foto: IndonesiaNew)

Di sisi lain, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan bahwa destinasi digital menjadi momentum baik buat wisatawan datang ke Indonesia terlebih bila destinasi wisata tak merusak alam.

“Semakin dilestarikan maka semakin mensejahterakan. Destinasi wisata harus indah untuk dinikmati, terlebih dengan derasnya arus teknologi semakin membuat destinasi wisata dengan cepat dikenal dan disambangi wisatawan,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*