Ternyata, Warna Merah di Daging Ayam Bukan Darah!

IndonesiaNew, JAKARTA – Kebanyakan orang merasa ilfil kala menemukan warna merah pada daging ayam usai dimasak. Bahkan, banyak pula beranggapan bahwa warna tersebut merupakan darah. Ternyata, anggapan tersebut salah!

“Merah itu bukan darah tapi sumsum dan over cooking memunculkan warna hitam pada daging ayam, khususnya bagian tulangnya,” ucap CEO dan Founder Ayam Gepuk Pak Gembus Ridho Nurul Adityawan di Jakarta, Senin (17/9/2018).

Diakuinya, warna merah kerap kali muncul pada bagian paha ayam. Sebenarnya, proses pemasakan di masyarakat masih belum benar terlebih edukasi soal memasak masih kurang.

“Daging paha itu memiliki kadar lemak yang tinggi, meskipun dari sisi tekstur dan bentuk bagian paha lebih kecil ketimbang bagian dada ayam. Bila proses pemasakan salah, maka warna merah di daging ayam tidak akan menghilang,” tambahnya.

Pria asal Yogyakarta ini menambahkan bahwa warna merah yang ada di daging ayam bisa menghilang asalkan proses pemasakan dilakukan dengan benar.

“Bagian paha, maka Anda wajib mematahkan bagian siku tepatnya antara paha atas dan paha bawah. Fungsinya, tingkat kematangan pada ayam bisa merata. Resapan minyak juga akan masuk ke dalam daging ayam,” bebernya.

Kemudian, pada saat memasak maka Anda wajib menggunakan minyak yang banyak. Pasalnya, jika minyak sedikit maka resapan bumbu pada daging ayam yang akan digoreng tidak akan meresap ke dalam.

“Jangan memasak ayam sampai mengeluarkan asap pada minyak karena rasa keaslian daging ayam akan berkurang, kedua bumbunya tidak akan meresap ke dalam. Cukup masak daging ayam 2,5 menit dan gunakan minyak yang banyak agar daging ayam yang dimasak bisa tenggelam,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*