Sate di Indonesia (Foto: Indoindians)

Wah, Sate di Indonesia Ini Terkenal Unik!

IndonesiaNew, JAKARTA – Selain kaya pariwisata, Indonesia juga dikenal dengan kulinernya. Ternyata, di Indonesia memiliki beragam jenis sate. Namun, inilah sate paling unik yang ada di Tanah Air.

Sate adalah makanan rakyat yang mudah ditemukan di pojok jalan di setiap kota, dari mulai di pinggir jalan sampai kedai sate yang mempunyai tempat sendiri untuk berjualan. Jenis sate di Indonesia beragam, yang terkenal adalah Sate Madura dan Sate Padang. Tapi tahukah bahwa terdapat sate unik di Indonesia? Yuk langsung kita bahas.

Sate DJ Bandung
Sate DJ adalah sebuah nama sate, konon sate ini sering dikunjungi para DJ (Disc Jokey) sehabis beraktivitas di diskotek atau klub malam. Sate ini terletak di Jl. Sudirman tak jauh dari Jl. Gardujati yang banyak terdapat klub malam, dari situ nama DJ disematkan oleh pelanggan setianya sampai sekarang.

Dahulu, sate DJ hanya Sate Madura biasa disajikan dengan bumbu kacang. Setelah dikenal, munculah ide dari pelanggannya untuk merubah wajah sate DJ ini. Tidak lagi disajikan dengan bumbu kacang, tetapi mempunyai cita rasa yang pedas dan asin.

Sate DJ Bandung (Foto: Panduanwisata)

Rasa tersebut sangat menyerap dalam serat daging, tanpa bumbu kacang pun sate ini sudah terasa lezatnya. Apalagi kalo disajikan dengan sepiring nasi hangat, dijamin semakin nikmat dan kenyang. Untuk seporsinya, sate ayam maupun kambing dapat dihargai Rp15 ribu, harga sudah termasuk nasi putih. Sate DJ mulai buka pukul 18.00 wib.

Sate Klathak
Sate yang satu ini berbasis daging kambing yang dibakar hanya dilumuri garam, uniknya dibakar bukan menggunakan tusuk sate, melainkan jeruji sepeda. Jeruji sepeda disini dikhususkan untuk membakar sate, jadi dipastikan aman dan bersih.

Sate Klathak di Yogyakarta (Foto: Yogyadise)

Konon sate ini diberi nama Klathak karena bunyi Klathak ketika proses pembakaran menggunakan jeruji besi, manfaat menggunakan jeruji besi ini supaya daging kambing yang dibakar terkena panas secara merata. Rasa daging kambingnya juga sangat empuk karena memakai daging kambing muda.  Jika ingin mencicipinya, ada di Jl. Nologaten No.46 Sleman Yogya. Harganya mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp30 ribu.

Sate Lilit
Bali tidak hanya terkenal dengan pemandangan alam yang sangat indah, tetapi juga menyimpan cita rasa kuliner yang sangat khas salah satunya adalah Sate Lilit. Sate Lilit terbuat dari daging cincang yang sebelumnya sudah dicampur dengan bumbu khusus yang terdiri dari bawang merah, merica, jeruk nipis, kelapa parut dan santan kental.

Setelah di campur rata, adonan dililitkan ke tusuk sate yang berbentuk agak sedikit pipih dan dari situlah nama Sate Lilit berasal. Bukan hanya warga lokal menyukai sate lilit ini, turis asing juga cocok dengan rasa Sate Lilit ini.

Sate Lilit (Foto: Foodandhealthlylife)

Sate ini bisa dikunjungi di Jl. Pemuda III No. 24, Renon, Pulau Bali. Harga yang ditawarkan sekitar Rp19 ribu sampai Rp30 ribu.

Sate Lalat
Mendengar nama jenis sate ini bisa jadi akan tak jadi mengonsumsinya, namun jangan ilfil dulu. Pasalnya, sate yang satu ini terbuat dari daging kambing, daging sapi atau daging ayam seperti halnya sate biasa.
Sate lalat ini mulai dikenal di Madura melalui Pak Ento, beliau berjualan menggunakan anyaman bambu lalu dipikul keliling kampung.

Sate lalat (Foto: Tokomesinmaksindo)

Dinamakan sate lalat, karena dagingnya dipotong kecil-kecil. Satu tusuk sate ini berisi 3-5 potong daging yang ditusuk menggunakan lidi. Karena bentuknya yang kecil, biasanya 30 tusuk adalah porsi seimbang bila disajikan dengan sepiring nasi atau lontong.

Ciri khas Sate Lalat ini terletak pada bumbu kacang yang menggunakan kacang sangrai, kemudian dimasak dengan air dan dihaluskan. Harga sate ini hanya sekitar Rp9 ribu dan Rp11 ribu bila menggunakan lontong. Sate ini berlokasi di Jl. Niaga I dan Niaga II, Pamekasan Madura.

Sate Rembiga
Sate Rembiga dari daging sapi muda yang dibumbui oleh cabe rawit, gula, bawang putih, garam dan terasi khusus. Cara membuatnya daging sapi dipotong tipis, direndam oleh bumbu selama 4 jam agar meresap sempurna.

Rasa sate ini sangat gurih, pedas dan manis karena bumbunya meresap ke dalam daging. Rembige muncul karena sate tersebut awalnya dibuat oleh masyarakat Desa Rembige.

Sate rembiga (Foto: Bppdntb)

Cita rasa yang khas membuat Sate Rembige ini selalu dikunjungi oleh wisatawan asing ataupun domestik. Wisata ke Lombok harus inget Sate Rembige!

Sate Kalong
Salah satu sate unik di Indonesia ini adalah makanan khas Cirebon. Sate ini dibuat menggunakan potongan daging kerbau yang diolah menjadi sangat empuk dan gurih.

Kenapa harus daging kerbau? Karena dahulu mayoritas masyarakat Cirebon beragama Hindu, untuk menghormati munculah ide membuat sate dari daging kerbau.

Sate kalong 800 (Foto: Saegaleri)

Sebelum proses pembakaran, daging kerbau dicelup ke dalam bumbu rempah yang di campur dengan gula, sehingga daging kerbau sedikit terasa manis. Untuk penyuka urat terdapat sate urat dari daging kerbau. Bedanya hanya di rasa, sate daging cenderung lebih manis sedangkan sate urat sedikit asin.

Biasanya pelanggan mengkombinasikan rasa asin dan manis sehingga memilih porsi setengah sate daging dan setengah sate urat. Setelah dibakar, sate kalong ini dilumuri bumbu kacang. Yang membedakan lagi, bumbu kacang ini dicampur oncom dan air kaldu hasil rebusan daging kerbau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*