Budaya di Bali (Foto: Marinebalitours)

Wisman di Bali Diperkuat, Menhub Hidupkan Pelabuhan Padangbai

IndonesiaNew, BALI – Pariwisata Bali terus diperkuat termasuk mempermudah jalur masuk wisatawan untuk berlibur di Pulau Dewata.

Kali ini melalui Menteri Perhubungan, Budi Karya mencoba menghidupkan Pelabuhan Penyeberangan Padangbai. Menurutnya, pengembangan Pelabuhan Padangbai di kabupaten Karangasem, Bali dapat menjadi salah satu pendorong meningkatnya sektor pariwisata di Bali.

“Pelabuhan pariwisata harus terus dikembangkan, karena sektor ini yang menjadi tulang punggung provinsi Bali. Untuk itu kita harus segera menyelesaikan proses-proses agar pelabuhan ini dapat menjadi bagian dari peningkatan potensi pariwisata khususnya di kabupaten Karangasem,” ucap Menteri Perhubungan, Budi Karya, Selasa (8/11/2016).

Dalam tinjauannya tersebut, Menteri Perhubungan didampingi Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto, Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri, dan wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa.

Bahkan, Budi Karya tak luput meninjau salah satu kapal fery yang sedang sandar yaitu KM Dwihan Bahari dan melihat fasilitas kapal. Dirinya menyempatkan berdialong singkat dengan para pengemudi yang sedang menunggu kedatangan kapal.

Turis Asing di Bali (Foto: Indosurflife)

Turis Asing di Bali (Foto: Indosurflife)

“Kelebihan volume lalu lintas di Bali dapat mengurangi atau merugikan pariwisata. Untuk itu, menurutnya perlu dilakukan upaya-upaya baru untuk menghindari hal itu,” bebernya lagi.

Budi Karya merasa salah satu pengembangan yang dapat dilakukan adalah mengkaji rute-rute baru untuk meningkatkan pergerakan angkutan di Pelabuhan Penyeberangan Padangbai, yang menjadi salah satu akses mobilitas penumpang maupun barang dari pulau Jawa, Nusa Tenggara dan sekitarnya menuju ke Pulau Dewata.

“Untuk pelabuhan ini, kita akan lebih lakukan banyak reroute. Kalau untuk pengembangan kapasitas, saya pikir saat ini sudah cukup memadai,” imbuhnya.

Menteri Perhubungan, Budi Karya menilai keberadaan pelabuhan penyeberangan Padangbai sangat potensial bagi kabupaten Karangasem. Volume pergerakan baik penumpang maupun kendaraan semakin bertambah. Ia mengatakan, bisa saja diadakan pergerakan rute baru dari Gilimanuk langsung ke Padangbai untuk membantu mengurai kepadatan di pelabuhan Gilimanuk.

“Tadi disampaikan, paling parah terjadi macet di Gilimanuk hingga 2 (dua) jam. Jadi kita akan upayakan cara misalnya, apa bisa langsung dari Gilimanuk ke sini,” ungkapnya.

Tercatat, tren pergerakan penumpang, kendaraan, maupun muatan barang di pelabuhan penyeberangan Padangbai terus meningkat setiap tahunnya.

Pada tahun 2015 jumlah penumpang sebesar 715ribu penumpang turun dan 800ribu penumpang naik, kendaraan roda dua dan roda empat (277 ribu kendaraan turun dan 312 ribu kendaraan naik), bagasi/barang (957 ribu barang turun dan 1juta barang naik).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*