Yuk, Percantik Toilet di Tanah Air!

IndonesiaNew, JAKARTA – Keindahan bukan saja dari segi destinasi saja, melainkan dari sisi kebersihan. Salah satunya, mempercantik toilet.

Melalui kerjasama dengan Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) Kementerian Pariwisata mengadakan sayembara desain toilet. Even ini merupakan agar masyarakat bisa mendapatkan toilet umum yang nyaman, higienis dan ramah toilet.

“Indonesia kurang kebersihan, makanya dengan adanya desain toilet umum ini akan menjadikan Indonesia selalu bersih. Toilet ini tentunya akan berada di kawasan pantai, konservasi alam, toilet apung di homestay, bandara hingga pasar rakyat,” ucap Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata Indonesia, Dadang Rizki Ratman kepada IndonesiaNew, Senin (5/12/2016).

Diakuinya, Kementerian Pariwisata menargetkan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global berada di ranking 30 dunia pada 2019 dari posisi 50 besar dunia, dari semula ranking 70.

Dalam laporan World Economic Forum (Travel and Tourism Competitiveness Report) tahun lalu mengatakan indikator kelemahan pariwisata Indonesia salah satunya adalah persoalan infrastruktur, health and higienis.

“Melalui hal ini maka kesadaran masyarakat terhadap sadar wisata akan terpenuhi, sehingga kesadaran akan kebersihan bisa terlihat untuk menghadapi persaingan global,” paparnya.

Selain itu, Ketua Asosiasi Toilet Indonesia menambahkan ajang ini sebagai upaya membentuk kesadaran kepada pemerintah daerah dan pengelola wisata untuk menyediakan fasilitas toilet umum yang layak digunakan.

“Ini merupakan hal positif untuk menyediakan sanitasi yang baik serta bentuk keperdulian atas kebersihan,” bebernya.

Hal serupa diakui, Direktur PT Media Artha Sentosa, Teddy Halim di mana kegiatan Expo Clean sangat mendukung ajang ini demi terciptanya kebersihan.

“Toilet umum harus manusiawi sehingga terbentuk kepuasan bagi wisatawan yang sedang menikmati keindahan Indonesia,” ¬†tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*