Pariwisata Bali Dibuka, Protokol Kesehatan Harus Benar!

IndonesiaNew, BALI – Pariwisata di Bali telah resmi dibuka, Presiden Jokowi meminta kepada seluruh jajarannya untuk senantiasa mengingatkan kepada Provinsi Bali harus menjalankan protokol kesehatan dengan benar dan terarah. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

“Bali dibuka bukan asal dibuka melainkan kita pantau terus. Setelah Bali, beberapa daerah sudah hijau dan ada juga yang kuning. Semua itu berangkat dari berapa jumlah yang infeksi, berapa jumlah yang sembuh, berapa mortality rate-nya. Nah itu menjadi acuan, apakah dia (Bali) masuk zona merah, apa kuning atau hijau,” ucapnya di Bali, Kamis (30/7/2020).

Luhut mengklaim tak ada lagi wilayah yang tergolong zona merah di pulau ini. Beberapa lokasi, tutur dia, hanya tergolong sebagai zona kuning dan mayoritas sudah ditetapkan sebagai zona hijau.

Bahkan, Pria berdarah Batak ini menegaskan kerjasama sangat penting, Bali harus team work. Apalagi, protokol kesehatan jangan lebay namun harus dilakukan terarah dan wajib diperhatikan.

“Masker, cuci tangan itu harus dilakukan apalagi di tempat keramaian, semua harus bahu membahu dan harus disiplin dalam hal covid. Protokol kesehatan harus dijalankan dengan benar dan itu selalu ditegaskan oleh Presiden Jokowi kepada kami,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Wishnutama mengaku apa yang dilakukan oleh Indonesia dalam membuka pariwisata Bali maka akan menjadi perhatian seluruh dunia.

“Bali telah siap mengimplementasikan protokol kesehatan di era baru ini.  Keberhasilan dalam melakukan penanganan covid -19 di Bali mempunyai dampak kebangkitan pariwisata di Indonesia. Saya berharap pariwisata di Bali dibuka kembali menjadi ceria,” tambahnya.

Dibukanya Pariwisata Bali, mendapat respon positif pelaku pariwisata. Salah satunya dari Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua Bali. Di mana, Managing Director ITDC Nusa Dua Bali I Gusti Ngurah Ardita mengaku pihaknya sudah siap untuk menjalankan aturan protokol kesehatan untuk wisatawan yang berlibur di Pulau Dewata ini.

“Seandainya wisatawan tidak bawa masker, maka ITDC pasti mempersiapkan karena kita mau wisatawan itu merasa aman, nyaman. Bahkan, di semua titik yang ada di ITDC sudah dipersiapkan tempat cuci tangan, sanitizer yang sesuai dengan standar internasional protokol kesehatan,” tutupnya.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.