Wisatawan Tak Ikuti Aturan Kesehatan, Pemkab Belitung Tindak Tegas!

IndonesiaNew – Pariwisata Belitung dibuka sejak 1 Juli 2020 pasca pandemi virus corona. Kendati demikian, Pemerintah Daerah Belitung berharap wisatawan yang datang tetap mengikuti aturan kesehatan yang berlaku di wilayahnya.

“Meski Belitung sudah membuka pariwisata kembali sejak 1 Juli 2020, Pemerintah pasti menindak tegas bagi siapa saja baik wisatawan maupun masyarakat setempat yang tidak mengikuti aturan kesehatan akibat kehadiran virus corona,” ucap Bupati Sahani Saleh kepada IndonesiaNew, baru-baru ini.

Diakuinya, tindak tegas yang dilakukan oleh pemerintahan setempat berupa peringatan terlebih dahulu, namun apabila wisatawan tetap tak mendengarkan maka tindakan tegas baru diberlakukan.

“Wisatawan harus lolos verifikasi aturan protokol kesehatan termasuk langsung di isolasi mandiri bilamana ada wisatawan yang bandel terhadap aturan covid-19,” paparnya.

Di sisi lain, apa yang dilakukan oleh Belitung ditanggapi dengan positif oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas apa yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah setempat dalam melakukan aturan kesehatan covid-19.

“Belitung menjadi satu dari wilayah di Indonesia secara manajemen telah menekan angka kesehatan di pandemi covid-19. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi di atas 2 persen, Belitung sukses menekan angka pandemi covid-19 dan ini bepegharuh terhadap pariwiaata apalagi pariwisata sanga terkena dampak paling besar,” tutur Direktur Pemasaran Regional 1 Vinsensius Jemadu.

Dengan melihat angka pertumbuhan ekonomi yang masih plus dan aktifitas kesehatan bisa berjalan dengan baik, terlebih di bulan Juli Pemerintah Belitung sudah mengantisipasi soal pandemi.

“Mereka (Belitung-red) sudah mengidentifikasi sektor mana yang bisa digarap salah satunya dari pariwisata. Semua stakeholder sudah dikumpulkan untuk menghidupkan pariwisata,” tukasnya.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.