Rizki Handayani: Goals Produk Wisata & Event Indonesia Jadi Daya Tarik Dunia

IndonesiaNew, JAKARTA – Pariwisata Indonesia terus digerakkan, dikembangkan bahkan terus berinovasi. Untuk melakukan hal tersebut, Produk Wisata dan Penyelenggara Event di bawah naungan Rizki Handayani ini menggaet anak-anak muda.

“Produk Wisata dan Penyelenggara Event ini menjadi impian saya selama ini, mengingat Tuhan telah memberikan pada saya maka saya melakukan sepenuhnya, termasuk menggaet anak-anak muda yang ada di Kemenparekraf meskipun ada juga orang-orang yang sudah lama namun semua yang saya gunakan adalah orang-orang pekerja keras, orang-orang yang kaya inovasi, berkreatif untuk menghidupkan pariwisata Indonesia,” ucapnya dalam diskusi digital secara online dengan bertemakan Event Boleh (Sementara) Mati, Kreatifitasmu Jangan Ikut Mati, Kamis (16/4/2020).

Selanjurnya, dirinya juga melakukan diversifikasi dan pengembangan produk wisata, alam, budaya dan buatan kemudian penguatan pengembangan segmen wisata minat khusus dan MICE lalu penguatan jejaring dan pengembangan event.

Baginya, pengembangan hingga promosi harus dilakukan termasuk untuk promosi pemasaran produk. Buat event sport masuk dalam kategori minat khusus.

“Ide Mas Menteri Wishnutama bahwa pariwisata harus punya event atau kegiatan sendiri namun sifatnya bagus dan berkelas international, di sisi lain harus utamakan kebersihan apalagi Mas Menteri fokus sama event, Kemenparekraf harus mendukung semua event yang bagus. Kemenparekraf sebagai penyelenggara, mendukung event dan bertugas mempromosikannya,” urainya lagi.

Tak itu saja, pihaknya juga mencari media ptomotionnya termasuk transportasi baik itu airlines, kereta api maupun bus. Airlines misalnya bahwa kita menggandeng untuk mempromosikan event, apalagi sekarang ini bukan sebatas memikirkan branding namun selling menjadi hal utama.

“Lalu kita juga menggunakan influencer dengan karakteristik event itu sendiri. Kita juga menghitung berapa banyak event yang dihadiri karena goals-nya menjadi daya tarik dunia,” tukasnya.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.