IndonesiaNew, JAKARTA – Setelah mengalami patah hati dan meninggalkan kehidupan di Jakarta, Larasati kembali ke Yogyakarta, di mana dia bertemu kembali dengan sejumlah orang dari masa lalunya. Agung, kakak kelasnya yang masih bimbang menentukan pilihan hidup.
Raka, adik kelas yang mengaguminya; serta Rena, sepupunya yang penuh semangat mengejar impiannya. Interaksinya dengan orang-orang itu membawa Larasati pada refleksi mendalam tentang cinta, mimpi, dan masa depan yang lebih baik.
Pertunjukan ini merespon konsep-konsep tentang cinta, pilihan bebas, dan perayaan-perayaan akan kehidupan, seperti yang ditunjukkan dalam repertoar lagu klasik yang dibawakan oleh siswa-siswi SMK Negeri 2 Kasihan, Yogyakarta. Perjalanan Larasati dan setiap tokohnya menunjukkan usaha setiap manusia yang sedang berjuang merumuskan cita-cita hidupnya, menemukan makna di balik kegagalan, dan bangkit kembali untuk meraih mimpi-mimpinya, Rabu (24/4/2024).
Dengan cerita sebagai latar belakang, penonton akan diajak melakukan perjalanan emosional yang menginspirasi, yang mengajarkan tentang kekuatan dalam keteguhan hati, dan menghidupkan kembali semangat untuk meraih impian.
Adapun konser musikal bertajuk “Memeluk Mimpi-Mimpi: Merdeka Belajar, Merdeka Mencintai” pada 25 April 2024 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Konser musikal ini merupakan hasil kolaborasi Kemenristekbud dengan Happy Salma. <span;>Pementasan ini juga didukung oleh orang-orang yang berdedikasi dibidangnya yaitu Happy Salma sebagai Produser dan Direktur Kreatif sekaligus Narator, Wawan Sofwan sebagai Sutradara, Felix K. Nesi (Penulis Naskah), Tohpati (Penata Musik), Iskandar Loedin (Penata Artistik), Rangga Joned (Direktur Kreatif), dan Josh Marcy (Penata Tari).



Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.