Mahasiswa Jakarta Berikan Edukasi ke Masyarakat Hidupkan Ekraf

IndonesiaNew, CIANJUR – Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjadi salah satu fokus Presiden Jokowi dalam memajukan perekonomian masyarakat. Hal inilah menjadi fokus Universitas Prasetiya Mulya untuk memberikan edukasi guna mengembangkan ekonomi kreatif masyarakat di wilayah Cianjur, Jawa Barat.

Pengembangan ekonomi kreatif masyarakat telah dilakukan sejak 2018 oleh Universitas Prasetiya Mulya, di mana para generasi muda ini menularkan ilmunya kepada masyarakat Cianjur selama menimba ilmu di kampus tersebut.

“Melalui program condev atau Kuliah Kerja Nyata maka para mahasiswa dan mahasiswi bisa menjalankan pengabdian masyarakat agar masyarakat bisa memajukan kreatifitasnya. Mitra yang kita bina selama 3 tahun dan baru bisa dilepas hingga bisa maju sendiri. Sistem bantuan tidak hanya sistem produksi melainkan hingga sistem keuangan dan per modalan,” ucap Direktur of Business Studies Universitas Prasetiya Mulya Fathony Rahman baru-baru ini.

Diakuinya, pihaknya menerjunkan mahasiswa dan mahasiswi dengan total 554 mahasiswa di Cianjur lalu 192 mahasiswa dan mahasiswi di Kuningan dengan total binaan sebanyak 84 UKM di Cianjur dan di Kuningan sebanyak 28 UKM.

“Selain di Cianjur, kita juga pernah di Sukabumi, Purwakarta dan tentunya kita harus bermitra dengan pemerintah daerah. Tahun depan akan melebarkan sayap ke daerah Sumedang, Jawa Barat,” lanjutnya.

Lantas, bagaimana soal pemilihan daerah di Indonesia yang menjadi fokus mengembangkan ekonomi kreatif di masyarakat?

“Dilihat dari potensi di daerah yang dibantu karena potensi daerah menjadi nilai utama, selain itu dari sisi akses yang harus bisa ditempuh minimal 6 jam perjalanan kemudian dari sisi pelaku usaha lalu soal ijin mudah atau tidak, selain itu dilihat pelaku mikro atau pelaku kecil dari sisi motivasinya,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan dengan kehadiran Universitas Prasetiya Mulya yang terus menularkan edukasi kepada masyarakat memberikan dampak baik buat Pertumbuhan Perekonomian di Cianjur.

“Dampaknya sangat besar, di mana masyarakat yang belum memahami dalam mengembangkan ekonomi kreatifnya bukan hanya dari sisi permodalan namun juga dari sisi marketing juga bisa dilakukan,” paparnya.

Di sisi lain, Resdiana Saputra pemilik  Kandang Es krim mengutarakan dengan kehadiran Universitas Prasetiya Mulya membawa dampak positif bagi keuangannya, pasalnya pertumbuhan ekonomi yang didapat menjadi 5x lipat dari biasanya.

“Sejak dibantu mahasiswa maka variasi es krim lebih banyak, belum lagi dari sisi pengetahuan pemasaran lebih luas,” urainya tersenyum.

Sementara itu, Mahasiswi Universitas Prasetiya Mulya Felisia Christabel mengaku keterlibatan dirinya dan teman mahasiswa lainnya lebih kepada memberikan edukasi soal pengembangan pasar yang dimiliki oleh Resdiana.

“Kita memberikan ide bahwa sayuran sangat minim dikonsumsi anak-anak, oleh karenanya kami mengusulkan agar menambah varian sayuran di es krimnya dan itu diterima oleh Pak Resdiana. Bukan itu saja, kemasan produk kita ubah menjadi lebih eye catching dan terakhir dari sisi pengelolaan keuangan yang baik,” tukasnya. (Sebastian)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.